Partner | KAENDRA Tour & MICE

Senin, 06 Juli 2015

3 TAHAPAN TATANAN KEHIDUPAN

Ada yang bertanya " Cara dan apa yg dirasakan #saat_tafakur,,dan #hasil dari tafakur yg benar,,,,pak,??"
Sebenarnya, hal ini sudah berkali-kali saya unggah lewat status. Tapi untuk lebih jelasnya lagi akan saya tulis selengkapnya.
Ada 3 tahapan didalam tatanan kehidupan manusia untuk menuju pada kehidupan yang lebih baik. Yakni sebagai berikut:


1. Tadzakkur(mengingat) ; Apa yang diingat? Adalah sifat Allah. Untuk apa? Untuk mengetahui bahwa segala kejadian apapun didunia ini baik terhadap dirinya maupun lingkungannya adalah semata-mata atas kehendak dan seijin Allah itu sendiri.;

2. Tafakkur(berpikir); Apa yang dipikirkan? Adalah segala kejadian itu semata-mata karena sifat Allah yang membuat adanya kejadian, segala permasalahan baik terhadap dirinya maupun lingkungannya. Apa tujuannnya?? Adalah untuk berpikir kenapa sifat Allah itu sampai merasuk kepada entitas menjadi suatu perbuatan atau kejadian yang membuat kita mendapat sifat tersebut. Baik kita alami, kita rasakan, baik secara pribadi maupun yang dialami oleh orang lain.

 Dengan mengetahui akar masalahnya, kita akan dapat mengeluarkan pasangan sifat Allah yang lain kedalam diri kita. Serta akan mendapatkan buah pikiran. Kemudian kita jadikan sebuah tindakan atau pelaksanaan. Sehingga nantinya akan menghasilkan suatu pembuktian berupa karya atau hasil akhir seperti apa yang diharapkan. Dan untuk mempercepat berpikir tentang sifat Allah menuju hasil akhir itu, kita awali dengan sifat Allah yang lain yakni sifat pemurah dan penyayang. Adapun wujud kedua sifat itu adalah dengan menjadi tangan diatas terhadap orang-orang yang pantas untuk menjadi tangan yang dibawah.

3. Tasyakkur(bersyukur/ungkapan terima kasih); sebagai wujud rasa terima kasih, bukan berarti dengan kata terima kasih kepada orang yang memberi yang hal itu memang logis. Akan tetapi adalah kepada Allah, sebab segalanya tidak akan mungkin terjadi tanpa kehendakNya. Bagaimana wujud terima kssih kepada Allah??? Adalah melakukan perbuatan sikap seperti halnya 2 sifat Allah diatas yakni pemurah dan penyayang. Kepada siapa memberikan sifat itu?? Adalah kepada orang yang pantas menerimanya, baik dikenal maupun tidak. 

Karena sesungguhnya dengan kita memberikan uang maupun kebendaan pada orang yang pantas menerima, itu sama halnya memberikan pada Allah sendiri yang juga ada sifat dan dzat Nya pada orang yang menerima tali asih sebagai rasa terima kasih pada Allah. 

Demikian dan semoga bermanfaat, khususnya bagi yang bertanya lewat inbox.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar