Jika dirimu benar-benar berpuasa tentu akan dapat mengendalikan rasa, sehingga ketika malam tiba dirimu dapat merasakan kebahagiaan dalam berbuka. Seberapa besar akumulasi kebahagiaan setiap berbuka, akan mencapai puncaknya yakni purnama didalam rasa ketika hari raya tiba. Dalam artian bahwa mega-mega kehidupan yang menutupi rasa telah sirna dari dalam dirimu. Yang ada cahaya keberkatan menyelimuti seluruh wajah lahir dan batinmu.
Dan sesungguhnya hanya orang-orang yang mengalami #purnama_rasa saja yang bisa mengalami hari raya pada setiap harinya pada sepanjang masa; yakni ketika dia sudah terlatih didalam pengendalian rasa yang dikehendaki.
Jika dia berpura-pura berpuasa, maka akan terjadi benturan rasa antar sesama. Ketika semua dilakukan lantaran terpaksa, sehingga dia tidak akan pernah mengalami bahagia dalam berbuka. Apalagi meraih purnama didalam rasa.
Dan ketahuilah olehmu bahwa ketika rasa telah mencapai puncak purnama, disitulah energi tuhan dalam hatimu yang membuatmu hidup, akan memancarkan cahayanya menerobos keluar raga untuk menyatu dengan cahaya tuhan semesta. Setelah itu akan kembali merasuk kedalam diri berupa anugerah rasa yang menjadi damba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar