Akhir-akhir ini banyak para laki-laki dan para suami yang lebih menggandrungi sex doll sebagai istri dibandingkan perempuan itu sendiri. Kemudian tidak berselang lama muncul pula spirit doll sebagai ganti dari seorang anak manusia yang terlahir dari rahim seorang perempuan atau istri. Mengapa hal itu terjadi ??
Hal itu sebenarnya merupakan pukulan telak bagi para perempuan yang semakin lama menjadi para wanita yang lebih banyak mengedepankan unsur akal pikirannya dibandingkan rasa perasaannya sebagai istri yang mendampingi suaminya. Lebih banyak menuntut hak dibandingkan memenuhi kewajibannya. Begitu pula seorang laki-laki juga berubah menjadi seorang pria yang lebih mengedepankan rasa perasaannya dibandingkan akal pikirannya. Sehingga lebih banyak menuntut istri agar memenuhi kewajiban istri dibandingkan memenuhi kewajiban suami pada istri.
Dengan adanya sex doll , para laki-laki merasa terpenuhi libido nya tanpa dituntut macam-macam dari wanitanya. Serta bisa memilih wajah seperti apa yang disukai kemudian diwujudkan dalam sebuah boneka.
Begitu pula dengan munculnya spirit doll , adalah merupakan pengganti anak yang diwujudkan dalam sebuah boneka. Hal itu terjadi lantaran ada atau banyak perempuan yang tidak mau melahirkan atau enggan merawat anak ketika sudah dilahirkan. Sehingga ketika anak itu dewasa dikhawatirkan akan menjadikan masalah bagi orang tua, khususnya bagi para laki-laki.
Disamping itu dengan adanya spirit doll para laki-laki akan merasa tertemani sepanjang waktu serta tidak harus menikah untuk mempunyai anak. Maka dia merasa perlu membeli spirit doll yang juga dirawat seperti anaknya sendiri. Tanpa harus susah payah mendidik anak yang sesungguhnya yang dikhawatirkan saat dewasanya nanti akan menjadi permasalahan yang besar. Kalau hanya sekedar berbentuk boneka maka hanya terjadi searah saja. Seberapa besar rasa kasih yang diberikan akan kembali sebesar itu yang didapatkan tanpa ada bantahan, tanpa ada penolakan apapun dari bonekanya. Dan yang mungkin terjadi adalah kepuasan batin yang bisa muncul didalam mimpinya.
Selanjutnya, dia juga bisa memilih apapun boneka yang disukai terlebih sex doll bisa saja dia memilih dan menciptakan wajah sesuai kehendak lalu dikemas dalam bonekanya.
Jika fenomena diatas berlarut-larut lama akan menjadikan pukulan telak bagi para wanita jika tidak segera kembali ke pada habitat semula yakni sebagai perempuan baik sifat dan kodrat. Sebab adanya dunia ini bisa semakin berkembang pesat juga diawali oleh perempuan itu sendiri yakni RASA sedangkan laki-laki adalah AKAL dan pikiran . Sebab jika tidak segera menyadari, maka semuanya akan segera tergantikan dengan robot-robot berjalan yang akan mengakibatkan dunia akan lebih cepat berakhir.
Yang menjadi permasalahan adalah ; kenapa para perempuan lepas dari sifat dan habitatnya bahkan kodratnya??? Hal itu lantaran semua budaya asli telah terkikis sedikit demi sedikit dan berganti dengan budaya- budaya lain yang bukan merupakan habitat nya. Sehingga bahasa ibu juga akan sedikit banyak akan berubah bahkan hilang dari dalam dirinya. Padahal kita semua tahu bahwa bahasa ibu itu adalah merupakan bahasa firman yang sesungguhnya. Khususnya didalam menyampaikan petunjuk dan arahan serta larangan ketika kita dalam keadaan buta ketika menghadapi masalah. Jika bahasa ibu telah hilang, bagaimana mungkin kita mendapat bisikan hati yang penuh kasih serta penuh kesejukan didalam memberikan semangat ketika kita terpuruk ? Yang ada hanyalah kesunyian tanpa makna.
Demikian, agar bisa menjadi renungan bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar