"Dimana BUMI DIPIJAK DISITU LANGIT DIJUNJUNG." Pepatah lama ini sampai kapanpun tetap berlaku didalam bersikap dan berperilaku terhadap adat dan peradaban agar lebih mengedepankan RASA.
Sebegitu ada yang mengubah menjadi " DIMANA LANGIT DIPIJAK DISITU BUMI DIJUNJUNG,"
Hal itu adalah merupakan wujud dari KESOMBONGAN DIRI yang mengakibatkan alam murka, serta akan memunculkan comulonimbus yang bergulung dan bergemuruh didalam rasa untuk menjadi bumerang melibas mereka yang mencari PEMBENARAN dan bukan KEBENARAN.
Dan siapa yang menabur angin maka dia pula yang akan menuai badai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar