Jika seseorang ingin ketawa karena lucu, tetapi ditahan tidak ketawa, maka akan menghantam jantungnya, yang lambat laun energi tawa akan membuat sakit pada jantungnya;
Jika ingin ketawa karena merasakan kegetiran, dan kepahitan, serta kekecewaan tetapi ditahan ketawanya, energi tawa akan menghantam livernya.;
Jika ingin ketawa karena bahagia, namun menahan tawa, maka energi tawa akan menghantam pada motorik pada otaknya.
Dan semua jenis tawa itu, jika ditahan akan menyebabkan tubuh menjadi tegang, dan seluruh energi tawa yang sudah terkumpul akan menghantam pada empedu. Padahal ketawa itu adalah obat yang paling mujarab untuk memberikan keseimbangan kepada rasa yang sedang dialami.
Pernahkah hal itu kita alami dan sering dilakukan? Jika itu masih dilakukan, lebih baik mulai merubah diri dari sekarang, dan silahkan tertawa jangan menahan untuk tidak ketawa. Sebab tidak mungkin muncul keinginan untuk ketawa jika tidak ada sebab yang menyertainya.
Jika tidak, dan kita sering melakukan menahan tawa dari salah satu jenis rasa diatas, akan mengakibatkan bisa sakit jantung sakit liver, stress, stroke, dan gila.( Biasanya orang yg seperti ini, kadang menangis, kadang ketawa sendiri, kadang air liur keluar sendiri, karena sudah tidak bisa mengontrol dirinya).
Lalu bagaimana jika seseorang tidak pernah ketawa lepas? Berarti ada kesombongan didalam dirinya, dan itu sering kali terjadi terhadap seseorang yang merasa menduduki jabatan terhormat menurut dirinya, guna menjaga pencitraan.
Kemudian bagaimana jika sudah terjadi, serta mengalami keadaan seperti itu? Obatnya sangat mudah sekali dan amat cepat sembuhnya yakni dengan digelitik pada anggota tubuhnya untuk kembali memancing kepekaan yang terjadi. Dan ini sama halnya, jika seseorang disaat
kehilangan nafas, dibantu dengan nafas buatan dari mulut.
Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar