Dan jiwa terlahir dari indung telur seorang bunda, yang berasal dari bumi. Dengan menangis, diharapkan air mata itu bisa membasahi jiwa-jiwa yang gersang. Agar kembali terairi oleh tetesan air surga yang terpancar dari dalam rahimnya.
Jika telah kembali subur, maka jiwa akan bisa kembali bangkit dari putus asa, agar berjalan menelusuri kehidupannya sebagai pemimpin dimuka bumi sesuai dengan kodrat asalnya.
Atau bahkan bisa terbang mencari sumber Ruh yang ditiupkan oleh bapaknya. Dan jika kedua sumber itu telah ditemukan lantas dipertautkan, maka langit dan bumi akan kembali menyatu dalam tautan CINTA KASIH yang bersifat tunggal.Tiada lagi ada istilah aku dan dirimu. Karena apapun yang nampak, hanya sebatas bayang-bayang semu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar