Langit dan bumi itu sesungguhnya tetap menyatu walaupun kelihatannya terpisah, karena awalnya memang menyatu. Dan menjadi tugas makhluk makhluk yang ada dibumi harus senantiasa menyatukan dengan makhluk yang ada dilangit, kendati hanya merupakan penyatuan sifat dan dzat. Hal itu agar manusia bisa menikmati dengan rasa syukur yang tinggi.
Akan tetapi, makin lama semakin banyak orang-orang yang penuh rekayasa dan penuh tipu untuk mendustai. Sehingga, langit dan bumi yang sudah terpisah, semakin jauh lagi terpisah, baik secara sifat dan secara kodrat. Lewat kedustaan dan tipu daya yang ada. Dan masihkah ingin tetap berdusta?
Padahal semestinya bertanya pada diri sendiri, "nikmat tuhan manakah yang engkau dustai?". Dan bukan sebaliknya langit yang bertanya; " kedustaaan apalagi yang ingin selalu engkau nikmati". Sehingga jangan salahkan jika makhluk yang ada dilangit dan dibumi bersatu untuk menghancurkan dirimu dengan sehancur-hancurnya. Kemudian seolah tanpa penyesalan dirimu bersumpah " bahwa dirimu telah didzalimi. Padahal, engkau yang telah mendzalimi diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar