Partner | KAENDRA Tour & MICE

Rabu, 25 Januari 2017

SELALU BERULANG PADA KESALAHAN YANG SAMA


Orang yang pandai bicara belum tentu pandai pula untuk menuliskan apa yang dibicarakan. Begitu pula orang yang pandai menulis belum tentu pandai pula membicarakan apa yang dituliskan. Dan orang yang pandai bicara dan pandai menulis, bisa jauh lebih berbahaya jika tidak menyadari apa yang telah dituliskan atau yang dibicarakan, baik bahaya terhadap orang lain atau bahkan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.


Selanjutnya, orang yang pandai mendengar belum tentu dapat menangkap secara jelas apa yang didengar. Begitu pula orang yang pandai membaca juga belum tentu mengerti terhadap  makna yang telah dibacanya. Bahkan jika ada orang yang suka membaca dan suka mendengar akan lebih jauh berbahaya, jika apa yang dibaca dan didengar tanpa dimengerti makna terhadap apa yang dibaca serta yang didengarnya. Kesemuanya tergantung  dari apa yang menjadi niat dan kesukaannya membaca. Sehingga bisa menjadikan awal mula terjadinya suatu tindakan kejahatan  bagi orang lain.

Mengapa semua itu bisa terjadi?? Karena apa yang dilakukan itu masih setengah-setengah serta belum menimbulkan #suatu_kesadaran ketika melakukan suatu #kehendak. Dan hal itu terjadi lantaran hanya 1 sisi belaka yang menjadi obyek sudut pandang pemahaman. Baik obyek yang ada diluar dirinya, maupun  ketika munculnya awal perasaan ataupun pemikiran yang datang dari dalam dirinya.

Semestinya, ketika kita melihat ataupun membaca  apa yang ada diluar dirinya, hendaknya sesegera mungkin  kita mencari #pasangan_bacaan yang ada didalam dirinya. Yaitu apa yang muncul dalam diri ketika kita membaca.

Begitu  pula ketika kita mendengar sesuatu yang diluar, cari pula apa yang didengar dari dari dalam diri sebagai pasangannya.

Jadi setiap kita melihat ataupun mendengar obyek yang dari luar raga, kita harus memadukan  dengan obyek yang serupa dari dalam diri. Sebab tanpa peraduan bacaan dari dalam diri akan ada kecenderungan besar mengalami kegagalan didalam menangkap makna apa yang didengar dan dibaca.

Dan itulah yang seharusnya kita lakukan setiap saat jika kita memang menghendaki  untuk mensinergikan seluruh perangkat yang ada didalam batin dengan segala apa yang ada diluar diri. Dengan begitu  #hati_nurani akan selalu berfungsi karena senantiasa dibaca serta didengar  oleh jiwanya. Sehingga #unsur_rasa akan selalu pula dapat disadari setiap saat mengeluarkan #warna_rasa. Serta akan selalu cepat dan  tepat ketika  jiwa membutuhkan untuk segera mengeksekusi setiap  persoalan yang melanda bagi manusia itu sendiri.

Jika hal ini tidak dilakukan, maka manusia tidak akan pernah bisa menuju kepada hasil akhir dengan cepat dan tepat guna. Yang ada malahan berputar-putar tidak tentu rimbanya. Serta selalu salah jalan, bahkan ironisnya selalu  berulang pada kesalahan yang sama.

#Edisi_khusus_07

Tidak ada komentar:

Posting Komentar