Semua apapun yang ada dialam dunia ini, khususnya di bumi tidak akan pernah hilang, selain berubah bentuk untuk kembali menjadi energi, materi dan lainnya. Begitu pula seluruh manusia yang ada dibumi.
Tujuan manusia hidup dibumi yang sudah menyatu antara energi dan materi atau jiwa dan raga adalah untuk kembali menjadi tidak ada atau MOKSA yang sering saya sebutkan dengan istilah #anti_energi. Jika MOKSA ini tidak bisa dilakukan sampai akhir kehidupannya didunia, minimal diharapkan bisa #reinkarnasi. Dalam artian kembali menjadi manusia untuk meneruskan tujuan akhirnya yakni MOKSA itu sendiri. Akan tetapi bukan kembali turun derajadnya menuju #inkarnasi.
Dan untuk bisa menuju MOKSA atau minimal reinkarnasi manusia harus selalu menggunakan #nurani. Sebab ketika nurani dipergunakan maka sepasang cahaya yang ada didalam nurani ini akan tepat sasaran didalam mengisi kebutuhan energi pada nafsunya. Disamping tidak akan pula meninggalkan akal dan pikirannya, juga sekaligus akan mengisi #nalurinya sebagai pengingat atau memori jika suatu saat energi tadi dibutuhkan ketika menghadapi masalah, tanpa harus lagi mengambil energi dari nurani.
Jika didalam penyelesaian masalah yang dihadapi manusia mendapatkan kelebihan energi, dan pasti ada kelebihan, maka kelebihan itu akan tersimpan didalam #hati_sanubari.
Selama manusia itu hidup hati sanubari ini harus terisi yang sampai seratus persen sudah terpenuhi maka pada saat itu pula manusia bisa menjalani MOKSA. Akan tetapi jika didalam perjalanan menyusuri kehidupannya, manusia belum bisa memenuhi 100 persen, serta hanya sebagian saja hati nuraninya terisi, maka dapat dipastikan manusia belum dapat MOKSA akan tetapi akan kembali menuju alam manusia untuk hidup dibumi sesuai dengan jumlah energi yang tersimpan didalam hati sanubarinya. Dan inilah yang saya sebutkan dengan reinkarnasi atau istilah yang sering kita dengar dengan #deja_fu. Sehingga tidak mengherankan bahwa ada orang yang pernah mengalami sesuatu, atau pernah mengalami hidup di jaman dahulu yang melebihi umur kehidupannya di jaman sekarang.
Mengapa bisa demikian, dan mengapa bisa merasakan hidup dijaman dahulu? Dimanakah tersimpan daya ingatannya ketika dia pernah hidup pada masa lalu??
Sisa memori kehidupan masa lalu itu masih tersimpan kokoh didalam hati sanubarinya ketika belum mencapai 100 persen. Sehingga apa yang tersimpan itu akan kembali muncul secara ingatan. Bahkan bisa kembali mengikuti perjalanan kehidupannya, daerah-daerah yang pernah dikunjungi, serta teman-teman yang pernah berinteraksi dengannya. Secara ilmiah dimanakah tersimpan ingatan reinkarnasi tersebut? Semua tersimpan didalam hati sanubari atau didalam DNA orang tersebut.
Jadi DNA itulah yang sesungguhnya disebut hati sanubari. Dimana didalamnya tersimpan segala sifat serta segala prilaku, dari kehidupannya pada masa lalu. Baik sifat dan prilaku sebagian maupun keseluruhan terhadap nenek moyangnya terdahulu. Yang kesemuanya ada keterkaitan hidup dan kehidupannya dimasa lalunya.
Apa bedanya INKARNASI dan REINKARNASI??
kalau Reinkarnasi pasti kembali menuju kehidupan kemuka bumi sebagai manusia. Sedangkan kalau inkarnasi adalah kehidupan yang derajadnya lebih rendah dari manusia itu sendiri.
Bisakah manusia MOKSA? ? Jawabnya harus. Yakni ketika hati nurani terpenuhi energinya 100 persen. Dan terpenuhinya energi itu hanya jika kita menggunakan hati nurani didalam melakukan suatu tindakan atau perbuatan.
Jika tidak, maka manusia itu akan terus menerus berkali-kali hidup sebagai manusia(reinkarnasi) dimuka bumi, atau bahkan turun derajadnya sebagai makhluk diluar manusia (inkarnasi).
#Edisi_khusus_06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar