Ketika sedang melihat sifat dan sikap serta prilaku orang lain yang menurutmu tidak benar bukan untuk dihujat, dibenci dan dicaci maki. Terlebih lagi jika dirimu melihat penyimpangan prilaku seseorang yang sering diistilahkan sampah masyarakat. Antara lain pencuri, perampok, PSK, dan kaum LGBT.
Tahukah??? Bahwa semua gambaran yang diperlihatkan kepadamu adalah untuk menjadi bahan renungan bagimu, dan bukan bagi mereka yang menurutmu tidak benar. Apalagi jika dirimu memperlakukan mereka seperti binatang.
Sebab tidak mungkin sesuatu itu akan nampak, jika tidak ada hikmah dibalik peristiwa. Sebab bisa saja hal itu terjadi pada dirimu sendiri ataupun keluargamu.
Jika dirimu melihat diantara mereka, segeralah menengok kedalam dirimu dan bertanya; apakah dirimu pernah mengalami seperti mereka; sedang mengalami; atau suatu ketika akan pula mengalami.
Semestinya jadikan pelajaran, sebab apa yang kamu lihat adalah merupakan peringatan yang berharga agar dirimu tidak seperti mereka. Sebab jika hujatan dan hinaan atau cacian serta perlakuan kepada mereka seperti binatang; cepat atau lambat, akan ada kecenderungan pula terjadi pada dirimu, atau anakmu dan keluargamu sendiri.
Sebab mereka itu menjadi demikian semata-mata bukan kehendak mereka sendiri. Akan tetapi justru berawal dari apa yang telah diperbuat oleh orang tuanya sehingga mereka terlahir demikian. Adapun tanaman orang tua seperti itu bukan lantaran kemiskinan maupun kekayaan. Melainkan karena kurang adanya iman didalam dirinya. Dan seseorang yang tidak beriman karena tidak pernah untuk berpikir terhadap apa yang dialami. Mereka tidak pernah berpikir karena mereka malas untuk membaca ajaran ketuhanan yang ada dalam dirinya. Sedang malasnya membaca, karena sejatinya mereka tidak percaya akan adanya kausa prima.
Segala sesuatu yang sudah terjadi akan tetap terjadi, sebagaimana yang telah dikodratkan sesuai dengan perjalanan unsur sifat yang dipilihnya sendiri. Sehingga terakumulasi didalam sebuah habitat, lantas menjadi seperti mereka.
#Edisi_lailatul_qadar_05
Tidak ada komentar:
Posting Komentar