Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 27 Agustus 2015

BAHASA AYAH ADALAH BAHASA PROGRAM




Bahasa ayah itu adalah bahasa program yanh merupakan hasil dari pikiran, dan bukan bahasa alam. Bahasa alam hanya bisa bersinergi dengan bahasa ibu. Sehingga jika dirimu ingin menyingkap alam semesta gunakanlah bahasa ibu. Setelah memahami baru kamu masukkan kedalam pikiran untuk menjadi program. Selanjutnya, jadikan buah pikiran agar dapat diciptakan sebuah harapan menjadi kenyataan.


Dan adanya bahasa ayah karena adanya bahasa ibu. Bahasa ibu bisa dipergunakan untuk berkomunikasi dengan entitas apapun dialam semesta. Sedang bahasa ayah hanya sekedar untuk membaca apa yang dikomunikasikan dengan bahasa ibu. Dan jangan sekali-kali memasukkan bahasa ibu menjadi bahasa ayah jika tidak untuk dipikirkan menuju hasil akhir. Karena bahasa ibu tidak terbatas jika kamu paksakan maka otak dan pikiranmu bisa menjadi gila. Tetapi simpanlah dahulu diotak kanan berbentuk warna rasa.

Sebaliknya jangan pula memasukkan bahasa ayah kedalam bahasa ibu, untuk menjaga kemurnian diri didalam komunikasi dengan alam semesta, baik mikto maupun makro. Jika kamu paksakan akan membuat kecenderungan untuk menilai apa yang ada diluar, serta akan menghasilkan beberapa alasan bahwa hanya dirimu, serra golonganmu belaka yang benar. Sementara yang lainnya salah. Dan untuk menunjang bahwa dirimu benar, lantas dirimu akan menciptakan hukum dan kekuasaan baru yang akhirnya akan pula menciptakan rekayasa bahasa.

Sehingga bahasamu akan kau paksakan menjadi bahasa dunia. Dan akan pula kau anggap bahwa bahasamu adalah merupakan bahasa satu-satunya yang paling benar. Padahal kalian tahu bahwa bahasa ayah hanya sebatas bahasa program, yang keberadaannya amat terbatas.

Tetapi karena kau paksakan menggusur bahasa ibu, maka dirimu sudah tidak lagi dapat menggunakan bahasa ibu dengan benar. Sehingga, bagaimana mungkin dirimu akan dapat berkomunikasi dengan alam semesta yang selalu bergerak?? Yang ada, hanyalah sebatas apa yang dihasilkan dari bahasa ibu terdahulu yang sudah bukan lagi dapat kamu pakai selain hanya pada jaman dimana dirimu menggunakan bahasa ibu terdahulu. Dan dari sinilah bermula adanya kehancuran ekosistem yang ada. Karena dirimu mencoba memprogram alam semesta sesuai dengan kehendakmu. Padahal yang semestinya, dirimulah yang harus mengalir mengikuti pergerakan alam semesta itu sendiri. Dengan memprogram sama halnya dengan menghentikan pergerakan alam.

Jika hal itu terjadi, maka dirimu sama halnya telah menyembah berhala dalam artian menyembah program yang ada didalam pikiranmu sendiri. Serta, sudah tidak lagi dapat bergerak dan berkembang kearah yang lebih luas lagi. Itulah sesungguhnya yang dimaksud hati dan pikiranmu telah dikunci mati oleh tuhanmu. Dalam artian yang terkunci lewat bahasa ayah yang telah kamu program menuju kematian otak dan pikiranmu selamanya. Dan bahasa ibu hanya tinggal kenangan yang tidak bermakna. Sedang bahasa ayah akan semakin menggerogoti hatimu, mengkerdilkan akalmu. Yang sekaligus juga akan mempengaruhi seluruh perangkat manusia lahir dan batin, menuju kegelapan yang tidak berbatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar