Partner | KAENDRA Tour & MICE

Senin, 24 Agustus 2015

BAROMETER DIDALAM RUMAH TANGGA

Jika sebelum menikah rejekimu lancar dan penuh bahagia, maka pada saat menikah rejeki itu akan semakin lancar dan kebahagiaan akan semakin bertambah. Jika berubah menjadi semakin buruk, berarti ada yang salah didalam pernikahan tersebut. Dalam artian harus direnungkan, kenapa terjadi perubahan pada kemerosotan rejeki dan semakin banyak kesusahan yang dialami.

Untuk bahan renungan kita harus membagi 2 hal sebagai berikut:

Istri itu adalah lahan sedangkan suami adalah pengelola.
Untuk mengetahui adanya kesalahan, maka kita harus membandingkan kedudukan masing-masing ketika sebelum terjadi pernikahan, dan dalam perjalanan pernikahannya.

Jika sebelum menikah seorang calon suami rejekinya lancar dan penuh kebahagiaan, semestinya saat menikah harus mendapatkan nilai tambah didalam pernikahannya. Jika tidak berarti lahan yang dikelola oleh suami tidak sesuai dengan kehendak antara pengelola dengan kehendak lahannya. 

Sebaliknya jika pihak calon istri sebelum menikah dia sudah bahagia serta banyak rejekinya menunjukkan dia sebagai lahan sudah subur. Tetapi ketika menikah malah kehidupannya semakin hancur berantakan berarti saya lambangkan pihak pengelolanya ada kesalahan didalam mengelola lahan tersebut.

Sama halnya dengan perusahaan sebelum kita menangani sudah maju pesat, tetapi ketika diwariskan pada kita lantas hancur dan bangkrut, maka dapat dipastikan bahwa pengelolanya yang salah bukan??

Intinya : dalam hal mengelola rumah tangga seorang suami harus bisa mengelola lahan linier yang tersimpan didalam diri istri. Begitu pula sebaliknya seorang istri harus bisa menemukan seorang calon suami yang bisa mengelola lahan linier dalam dirinya untuk keberhasilan kehidupan rumah tangganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar