Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 10 September 2015

RAGA ITU ADALAH PERAHU BAGIMU



Jika dirimu sedang diterpa oleh masalah yang besar menurutmu, dan tidak mampu mengatasi, hanya ada 1 jalan didalam menghadapinya. Yakni ; anggap saja bahwa dirimu berada ditengah samudra yang penuh dengan ombak dan badai. Dan ragamu adalah merupakan perahu, sedang dirimu adalah penumpangnya. Atau dirimu berada didalam pesawat yang sedang menghadapi turbulensi. Apa yang kamu lakukan selain pasrah???? 

Betapapun dirimu berteriak penuh ketakutan dan kepanikan, dirimu tidak pernah bisa berbuat apapun. Apakah akan mengharapkan adanya bantuan???? Sementara sekelilingmu tidak ada siapa-siapa.  


Dan semakin besar dirimu mengharapkan bantuan, maka akan semakin besar pula ketakutan, dan kepanikan yang akan melandamu. Sehingga semakin berkurang unsur kepasrahan yang bisa kamu dapatkan. Karena didalam harapan akan muncul bangunan keinginan untuk mendapatkan pertolongan. 

Dan semakin kamu pasrahkan dirimu maka bangunan harapan akan sirna. Dan disitulah akan muncul "mukjizat" dari dalam dirimu sendiri, yang akan menyelamatkan dari seluruh persoalan yang kamu hadapi. Yaitu ketika dirimu sudah tidak pernah mengharapkan apapun, selain menyatu dengan alam itu sendiri. Sehingga mungkinkah alam akan menghancurkan dirinya sendiri??? Dan kehancuran yang ada hanya terjadi pada 2 entitas yang berbeda, bukan pada 2 entitas yang telah menyatu. 

Lalu, manakah yang kamu kehendaki, antara "munculnya mukjizat", ataukah "datangnya harapan" seperti yang kau inginkan?? Sesungguhnya jika kau mengerti ; kedudukan mukjizat, lebih tinggi dibandingkan harapan, yang hanya berasal dari nafsumu, sementara mukjizat, berasal dari kebeningan hatimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar