NASIB ITU ADA DIDALAM NALURIMU SENDIRI
Banyak orang sering mengeluh bahwa nasibnya begitu jelek dan tidak pernah mau berubah. Pernahkah bertanya pada kedalaman diri; bahwa sesungguhnya nasibmu ada didalam dirimu sendiri. Perjalanan nasib tersimpan didalam naluri.
Segala ucapan, sikap dan prilaku, serta tindakan yang kamu lakukan, semua tersimpan didalam naluri. Dan semua itu bertujuan untuk dapat kau pergunakan lagi ketika ada masalah.
Jika nasibmu ingin berubah maka ubahlah pula apa yang tersimpan didalam nalurimu itu sesuai dengan apa yang kamu kehendaki. Dan berlatihlah untuk mempertajam apa yang ada dalam naluri dengan sering mempergunakannya. Dengan begitu ketika ada masalah maka yang muncul dari naluri adalah yang sering kamu pakai. Ketika kamu sering berpikir dan merenung, maka disaat ada masalah maka yang muncul adalah hasrat untuk berpikir. Jika setiap ada masalah dirimu selalu susah dan menderita, maka yang muncul dari nalurimu juga rasa susah dan menderita. Begitu pula jika dirimu marah, bermalas-malasan; seenaknya sendiri, maka begitu pula unsur naluri yang keluar dalam dirimu.
Jika didalam naluri selalu berbuat untuk mempermudah orang lain, maka ketika ada masalah maka nalurimu juga akan mencari jalan yang termudah bagi dirimu.
Oleh karena itu janganlah kau isi nalurimu dengan segala hal yang nantinya akan mempersulit dirimu sendiri. Dan apa artinya mengisi nalurimu jika tidak pernah kaulatih untuk mempertajam ketika dirimu ada masalah. Juga untuk apa kau isi jika isinya merupakan hujatan, hinaan dan caci maki pada orang lain. Sebab dengan begitu ketika dirimu ada masalah maka nalurimu akan mencari jalan agar orang lain bertindak serupa terhadapmu.
Dan ketahui pula olehmu bahwa naluri itu adalah ibarat folder didalam menyimpan hasil download dan upload seluruh sikap prilaku dan perbuatan yang pernah kamu lakukan. Yang hal itu adalah semata-mata untuk mempermudah mengisi nasibmu yang menjadi perjalanan kehidupanmu.
Banyak orang sering mengeluh bahwa nasibnya begitu jelek dan tidak pernah mau berubah. Pernahkah bertanya pada kedalaman diri; bahwa sesungguhnya nasibmu ada didalam dirimu sendiri. Perjalanan nasib tersimpan didalam naluri.
Segala ucapan, sikap dan prilaku, serta tindakan yang kamu lakukan, semua tersimpan didalam naluri. Dan semua itu bertujuan untuk dapat kau pergunakan lagi ketika ada masalah.
Jika nasibmu ingin berubah maka ubahlah pula apa yang tersimpan didalam nalurimu itu sesuai dengan apa yang kamu kehendaki. Dan berlatihlah untuk mempertajam apa yang ada dalam naluri dengan sering mempergunakannya. Dengan begitu ketika ada masalah maka yang muncul dari naluri adalah yang sering kamu pakai. Ketika kamu sering berpikir dan merenung, maka disaat ada masalah maka yang muncul adalah hasrat untuk berpikir. Jika setiap ada masalah dirimu selalu susah dan menderita, maka yang muncul dari nalurimu juga rasa susah dan menderita. Begitu pula jika dirimu marah, bermalas-malasan; seenaknya sendiri, maka begitu pula unsur naluri yang keluar dalam dirimu.
Jika didalam naluri selalu berbuat untuk mempermudah orang lain, maka ketika ada masalah maka nalurimu juga akan mencari jalan yang termudah bagi dirimu.
Oleh karena itu janganlah kau isi nalurimu dengan segala hal yang nantinya akan mempersulit dirimu sendiri. Dan apa artinya mengisi nalurimu jika tidak pernah kaulatih untuk mempertajam ketika dirimu ada masalah. Juga untuk apa kau isi jika isinya merupakan hujatan, hinaan dan caci maki pada orang lain. Sebab dengan begitu ketika dirimu ada masalah maka nalurimu akan mencari jalan agar orang lain bertindak serupa terhadapmu.
Dan ketahui pula olehmu bahwa naluri itu adalah ibarat folder didalam menyimpan hasil download dan upload seluruh sikap prilaku dan perbuatan yang pernah kamu lakukan. Yang hal itu adalah semata-mata untuk mempermudah mengisi nasibmu yang menjadi perjalanan kehidupanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar