Partner | KAENDRA Tour & MICE

Selasa, 05 April 2016

SEMUA AKAN MENGALAMI TITIK JENUH



Ketika kedudukan dan jabatan seseorang digoyang sehingga jatuh, kebanyakan menjadi susah, menderita, marah dan lainnya. Mengapa?? Karena semua akan berpengaruh pada hasil akhir atau penghasilan yang selama ini selalu dinikmati. 


Dengan jabatan yang selama ini disandang lantas hilang, sudah memastikan bahwa dunianya akan semakin terpuruk. Sehingga tidak mengherankan jika hampir semua akan menyalahkan pihak-pihak yang menyebabkan dirinya terjatuh dan terpuruk. Jika tidak ada, maka yang disalahkan adalah keadaan. 

Menurut hemat saya, yang menyebabkan kejatuhan itu bukan karena adanya pihak ketiga, baik karena keadaan, ataupun yang disebabkan karena orang lain. Akan tetapi, semua itu terjadi karena mekanisme yang dilakukan selama ini sudah mencapai titik jenuh. 

Segala hal yang bersifat variabel tidak akan bersifat abadi. Sehingga mekanisme yang dijalani juga tidak akan abadi. Ketika variabel dan mekanisme sudah mengalami titik jenuh, maka hasil akhir yang selama ini didapatkan juga tidak akan dicapai. Adapun pihak ketiga atau keadaan, hanya sebatas unsur sebab, namun bukan merupakan sebab yang utama.

Jadi, jika didalam usaha ataupun karier seseorang mengalami perubahan kearah yang menurun, sedang suram, atau diberhentikan dari jabatan, janganlah bersusah hati berkepanjangan. Sebab adanya kesusahan itu semata-mata karena adanya keterikatan terhadap segala hal yang pernah digapainya. Akan tetapi merenunglah, agar bisa mengetahui apakah variabel dan mekanisme yang kamu jalani sudah tidak sesuai lagi dengan keadaannya. Atau dirimu sendiri yang secara tidak sadar memang melenceng dari cita-cita awal. 

Jika dirimu tidak mampu untuk berpikir dan merenungi serta mengingat-ingat apa kesalahan yang terjadi, jangan lantas bersedih. Sebab kesedihan itu pasti karena dirimu khawatir jika hasil akhir yang selama ini didapat akan hilang. Apa yang harus dilakukan??

Adalah dengan membuang seluruh variabel dan mekanisme yang selama ini dilakukan. Tetapi ganti dengan hasil akhir yang dijadikan tujuan. Jika selama ini kamu fokus pada variabel bisa mencapai hasil akhir, maka sudah barang tentu jika fokus pada hasil akhir akan jauh lebih berhasil. Mengapa??? Karena jika fokus pada variabel, tidak tahu hasil akhirnya secara jelas. Sedangkan jika lebih fokus pada hasil akhir, sudah jelas bahwa itu yang menjadi kebutuhan dan cita-cita yang hendak dicapainya. Adapun variabel dan mekanisme, biarlah akan mengalir dengan sendirinya, dari yang semula sudah sampai pada titik jenuh, akan kembali terurai, menyesuaikan dengan keadaan dan perubahan alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar