Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 09 Juni 2016

ANTARA DOA DAN FAKTA YANG BERTOLAK BELAKANG



Jika hidupmu dari berdagang tentu akan berusaha sekeras mungkin agar banyak pembeli sehingga akan bahagia jika apa yang menjadi jualan ramai pembeli. Dengan begitu keuntunganpun akan semakin bertambah.


Anehnya, kenapa ketika ramai pembeli justru harga-harga malah dinaikkan melebihi batas. Bukankah dengan demikian sama halnya dirimu #tidak_suka jika ramai pembeli? Padahal seharusnya dengan ramai pembeli waktu berjualan bisa berkurang atau hasilnya bertambah dengan waktu yang sama. Semestinya dirimu harus menurunkan harga sebagai rasa terima kasihmu karena jualanmu laku. Tetapi karena ketidak sukaan ketika ramai pembeli, hal itu merupakan doa yang tidak disadari agar jualanmu kembali sepi.
Hal itulah yang banyak dilakukan oleh banyak pedagang pada tahun besar keagamaan yang seharusnya menanamkan keberkatan, malah menanamkan musibah kepada mereka yang membutuhkan. Banyak memberikan penderitaan serta kesusahan dengan menaikkan harga dagangannya. Itu berlaku bertahun-tahun. Tetapi tahun ini adalah merupakan batas akhir untuk menuai terhadap musibah yang telah ditanamkan selama ini. 
Tahun ini mereka akan dilibas oleh alam sesuai dengan doa yang tidak disadari. Berdoa ingin dagangannya laku tapi harganya dinaikkan sesuai selera. 
Puasa bukan memberikan barokah tapi justru menebar musibah yang akan terpulang pada diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar