Ada sebagian orang yang berkeyakinan, bahkan sudah termindset dalam pikirannya, jika bunuh diri karena #membela_agama, adalah perbuatan mulia. Diyakini akan bisa bertemu tuhan dan bidadari disurga. Bagaimana mungkin akan bisa terlaksana jika tuhan didalam dirinya dibunuh? Bukankah dengan bunuh diri itu sama halnya dengan membunuh tuhan?
Tahukah? Bahwa sesungguhnya hanya tuhan didalam diri itulah satu-satunya #sumber_energi yang bisa mengantarkan jiwa untuk menuju tuhan semesta bertemu bidadari disurga. Itupun jika apa yang dikhayalkan itu benar-benar ada. Mengapa?
Karena tuhan didalam diri itu ibaratnya adalah merupakan roket penghantar, melebihi kecepatan cahaya sebagai pendorong jiwa, yang berada didalam kapsul #diri_nafsu, untuk bisa melewati atmosfer bumi.
Jika roket pendorongnya tidak ada, apa mungkin kapsul yang melingkupi jiwa bisa menuju pada angkasa raya? Apalagi pada tuhan alam semesta. Yang ada, jika kita #bunuh_diri maka akan terjadi ledakan yang dahsyat selagi akan terbang. Sehingga kapsul bersama roketnya akan hancur berantakan sebelum sampai ketujuan. Dan masih melayang-melayang diatmosfir bumi menjadi serpihan maya yang tidak bermakna. Selain hanya sebuah nama yang sudah terkontaminasi oleh nafsu dan jiwa yang menyatu tidak tentu arah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar