Seseorang yang memiliki dendam kesumat yang amat sangat besar diibaratkan tubuh lahir dan batinnya sudah terlumuri dengan kobaran api. Jika dirimu menemukan seseorang atau sekelompok orang yang seperti itu, hadapilah dengan penuh kesadaran yakni ada 3 pilihan.
Jika dirimu mampu, siramlah dengan minyak agar apinya semakin cepat membesar, untuk membakar dirinya sendiri sampai akhirnya akan menjadi abu.
Jika tidak mampu, menghindarlah setiap akan membakar dirimu. Dengan begitu api dendam itu lambat laun juga akan padam.
Atau, jika dirimu penuh ketabahan dan kesabaran dengan sepenuh hatimu, hadapilah dengan kasih. Dengan begitu sama halnya dirimu telah menyiram kobaran api itu dengan air dingin yang tiada henti sampai api itu padam. Walaupun mungkin pilihan yang ketiga ini dirimu juga terkena imbasnya panasnya api yang membuat dirimu terluka.
Dan anggap saja bahwa adanya api itu karena dirimu sendiri, yang semula menganggap tidak mungkin bahwa setitik api akan bisa membakar segalanya. Dirimu lupa, bahwa setitik api itulah yang menjadikan sebab segalanya terjadi. Tidak perlu menyesali, semuanya masih belum terlambat untuk menyadari kesalahan, daripada menyalahkan diri sendiri, tapi tidak berbuat apa-apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar