Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 08 September 2016

ANTARA KEBENCIAN DAN KEBAJIKAN



Jika dirimu berkehendak untuk menyebarkan kebencian lewat kata,  berarti didalam dirimu ada bibit kebencian. Semakin besar rasa benci didalam diri akan semakin berhasrat untuk mendorong rasa itu menyebar lewat kata. Dan setelah kebencian itu menyebar dirimu akan mendapatkan kepuasan. Tetapi ada sesuatu hal yang kamu lupakan bahwa setelah kepuasan itu hilang, justru rasa benci itu akan berbalik kedalam dirimu sendiri yang tidak akan pernah mendapatkan ketenangan didalam hidupmu.

Sehingga dirimu akan selalu mencari sasaran rasa benci itu secara terus menerus berkesinambungan sebesar penyebaran kebencian yang telah kamu tanamkan. Dan dirimu akan terhanyut untuk mencari kepuasan hanya terhadap warna rasa benci yang menyelimuti hatimu menjadi semakin kaku tanpa ada kelembutan seperti semula.

Jika sudah demikian, bagaimana mungkin dirimu dapat menangkap segala warna rasa yang bersifat kelembutan?  Dan jika kelembutan itu tiada akan membuat dirimu bagaikan binatang jalang yang kehilangan nurani.

Sebaliknya jika dirimu menyebarkan kebajikan, tidak hanya kepuasan yang dapat kamu raih. Akan tetapi akan berkembang menuju kebahagiaan, ketentraman serta kedamaian didalam dirimu. Semakin besar penyebaran kebajikan yang dirasakan orang lain, akan semakin dalam pula rasa tentram dan damai dalam dirimu. Sehingga dirimu akan menangkap segala warna kelembutan dari hatimu yang akan semakin memberikan cahaya keberkatan, tanpa rasa #keakuan, tanpa rasa #pengakuan serta rasa #pemaksaan. 

Semua akan mengalir bagaikan nada lagu yang berkesinambungan didalam dirimu. Yang tidak hanya dirimu saja dapat mendengarnya. Melainkan siapapun yang berada disekitarmu, ikut merasakan nada-nada lagu yang terpancar lewat raga dan jiwamu.

Terkecuali bagi mereka yang pada dasarnya sudah penuh warna kebencian didalam jiwa raganya.Ketika mendengar nada lagu dari dalam dirimu, akan semakin tertekan, yang akhirnya akan hancur binasa dengan sendirinya. Sebab didalam dada orang-orang yang penuh kebencian sudah hilang unsur kemanusiaan berganti unsur binatang yang berada didalam kesunyian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar