Adakah kerugian jika kita mengasihi anak orang lain menjadi anak sendiri? Dan akan jatuhkah nama kita jika ada seseorang yang mengaku bahwa anak itu mengaku sebagai buah cinta dari perkawinan ibunya dengan diri kita??
Sebab dengan adanya pengakuan itu menunjukkan bahwa anak itu mencintai kita serta merindukan belaian kasih yang pernah diberikan padanya.
Salahkah jika anak lebih mengakui kita dibandingkan dengan ayahnya sendiri?? Seharusnya ada rasa kebahagiaan pada diri bahwa kita lebih dianggap ayah dibandingkan ayahnya sendiri.
Lalu apa artinya kita menyuruh orang lain berbuat kebajikan sementara kita tidak berbuat hal yang sama.
Dan apa bedanya dengan orang lain yang mengambil anak angkat? Jika diri kita masih tetap bersikukuh bahwa itu bukan anak sendiri, serta merupakan hasil perselingkuhan adakah sesuatu yang hilang? Terkecuali kalau diri kita memang ingin senantiasa mendapatkan pujian dan pengakuan. Takutkah kita mendapatkan penilaian, sedangkan kita tidak bertuhan pada sesama manusia. Dan apakah karena ingin menjaga kehormatan lantas mengorbankan diri kita bersama ikatan kasih yang telah lama tertanam.
Tahukah?? bahwa semua itu lantaran adanya keegoisan kita dan ingin menunjukkan bahwa kita benar sampai mengorbankan kasih anak yang lama ditinggalkan. sudah banyak air mata yang menetes. sudah banyak penderitaan yang menyesakkan dada lantaran kerinduan yang tidak berbalas.
Berhentilah untuk bersandiwara didalam sandiwara.
Lebih baik kita banyak berbuat kendati tanpa jutaan kata. Terkecuali jika kita memang ingin menukar kasih dengan harta yang penuh kepalsuan. Serta ingin selalu bersembunyi dibalik fakta.
Dan untukmu wahai anak-anak yang terbuang, bangunlah kendati tanpa kasih orang yang tidak mau dirindukan. Cukup tuhanmu saja tempat dirimu bersimpuh.
Hentikan semua duka lara, elegi gita dan renjana yang telah menjadi masa lalumu.
Jadikan semua itu adalah makna bagimu dan keluargamu agar dirimu tidak seperti orang tuamu.
Dan percayalah pada diri sendiri, bukan pada orang lain betapapun termasyhurnya orang itu.
Dan abad ini bukan diperuntukkan bagi mereka-mereka yang penuh kemasyhuran sebuah nama. Akan tetapi adalah hanya lewat kebeningan hati yang akan mengangkat harkat dan martabatmu dengan banyak menanam kasih tanpa henti.
Dan kasih tidak mengenal istilah benar dan salah. Kasih tidak mengenal baik dan buruk. Kasih tidak mengenal pengakuan atau tidak. Dan Kasih tidak mengenal untung dan rugi.
Dan kasih tidak bisa diperbandingkan dengan apapun. Yang ada kasih adalah merupakan perwujudan sifat tuhan itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar