Kebenaran dan pembenaran itu tidak akan pernah mungkin bisa bersatu sebab keduanya berada pada dua kutub yang berbeda.
Jika dirimu benar berarti berjalan searah dengan garis kebenaran yang telah ditentukan oleh sifat alam semesta. Dan dirimu tidak perlu untuk mencari #pengakuan bahwa dirimu benar.
Dan kebenaran yang telah kamu lakukan tidak perlu berusaha untuk mencari definisi apapun agar terlepas dari agitasi dari kelompok manapun terhadapmu. Walaupun untuk itu, dirimu harus menjadi korban dari puting beliung kehidupan rasa yang dilakukan dari mereka yang sedang kehilangan jati dirinya. Mengapa?
Sebab orang-orang yang senantiasa #merasa berbuat benar, belum tentu berbuat #kebenaran.
Terlebih lagi jika mereka mencari dukungan dengan mengumpulkan orang-orang, agar ikut membenarkan dirinya, maka itulah yang disebut #pembenaran. Dan bisa saja apa yang mereka lakukan adalah kebenaran pada waktu yang berlalu.
Tetapi mereka lupa bahwa alam semesta senantiasa abadi didalam bergerak menuju perubahan, sedang pola pikir mereka tidak pernah berubah. Sehingga mereka tetap merasa bahwa apa yang dilakukan adalah benar.
Intinya ; jika dirimu telah berada dijalan kebenaran, Teruskanlah langkahmu tanpa harus surut kebelakang walaupun sendiri, tetapi didalam dirimu telah ada cahaya untuk menyinari kegelapan jalanmu. Mereka walaupun banyak, tetapi tidak ada satupun titik cahaya yang dibawa untuk menerangi jalan mereka. Yang pasti mereka akan terjatuh kedalam jurang kegelapan sebelum berhasil mengejar untuk mencelakakan dirimu yang lebih lebih dulu berjalan didepan, sampai akhir tujuanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar