Partner | KAENDRA Tour & MICE

Selasa, 22 November 2016

RENUNGAN UNTUK DIRI SENDIRI

Renungan untuk diriku sendiri:

Mungkinkah aku dapat disebut membela agama;  ketika ada orang yang melecehkan, lantas aku marah; menghujat bahkan mencaci maki orang tersebut melebihi apa yang orang tersebut katakan?


Terlebih lagi ketika didalam hati lantas ada niat untuk menghukum orang itu, bila perlu aku binasakan dari muka bumi.
Dan kenapa ketika aku berniat untuk membela, justru aku makin sakit hati? Dadaku sesak,  dendam dan kedengkian semakin  membara? Ketika  bertanya pada diriku sendiri kenapa aku jadi begini? 

Lantas terdengar bisikan lembut dari dalam hati ; " bahwa semua itu terjadi karena aku tidak membela agamaku, melainkan justru aku telah semakin melecehkan dan menghina serta merendahkan derajat Tuhanku sebagai pemilik agama sejati". Dari sini baru aku menyadari, sehingga pantas saja hatiku sakit,  dadaku sesak penuh dendam. 

Dan jika benar-benar agama itu aku bela, tentu akan membuat hatiku penuh kelembutan dan orang yang mencela agamaku akan berubah menjadi hormat dan segan padaku.  Bukan karena takut dan gemetar mendengar suaraku, tetapi karena sikap dan prilaku serta ucapanku, telah memancarkan gelombang nada merasuk kedalam dirinya.  Terasa bagaikan ada lagu gitana penuh keindahan yang membuatnya bahagia. 

Tiada lagi ada rasa untuk melecehkan agamaku. Dan tiada lagi rasa untuk mengatakan bahwa agamanya adalah yang terbaik. 
Semuanya telah menghablur didalam #kesatuan_rasa, antara diriku dan dirinya adalah sama, tersinari rasa kasih tuhan yang maha tunggal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar