Partner | KAENDRA Tour & MICE

Jumat, 10 Maret 2017

SEMIOTIKA ANTARA LINGGA DAN YONI



Pusaka itu bertuah atau tidak tergantung dari adanya yoni yang ada didalamnya. Lingga akan berdiri tegak jika dia tertanam ditengah yoni tepat ditengah dan tidak mudah goyang. 


Kesetaraan gender yang kemarin diperingati pada hari perempuan internasional di Istana Bogor, sesungguhnya adalah untuk menyetarakan antara keberadaan #lingga dan #yoni dimana hal itu melambangkan keseimbangan kedudukan antara laki-laki dan perempuan. Dimana laki-laki adalah bersifat lingga yang merupakan lambang #ketinggian dan perempuan bersifat yoni adalah merupakan lambang #kedalaman.

Dengan menyatunya lingga dan yoni secara setara dan seimbang, akan mengembalikan kedudukan manusia sesuai dengan kodratnya sebagai manusia secara lahir dan batin.

Dan menyatunya lingga dan yoni, akan mengembalikan fungsi manusia untuk selalu menggunakan hati nurani serta akalnya. Sehingga akan menghasilkan gelombang rasa yang tersimpan didalam sanubari sebagaimana yang menjadi ketentuan hidup didunia agar bisa berada didalam kehidupan yang penuh kedamaian.  Dan untuk mencapainya, kadang kita harus berani menentukan langkah untuk berperang melawan dirinya sendiri.

~•Si Vis Pacem Para Bellum •~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar