Ada yang bertanya : apa perbedaan antara orang berpuasa dan tidak? Jawaban saya adalah tergantung dari apa tujuan masing-masing orang itu berpuasa. Karena tujuan masing-masing orang berbeda maka hasil akhirnya pasti berbeda antara orang yang satu dengan yang lainnya.
Sebab, puasa sifatnya adalah khusus untuk merasakan #dzat_hidup dari sumber aslinya yakni hati nurani.
Dengan begitu kita akan bisa menata kembali pancaran gelombang energi dari hati #secara_benar dan tepat guna didalam mewarnai #kehidupan lahir dan batin yang berwujud cahaya kasih.
Jika cahaya kasih itu telah melingkupi seluruh jiwa dan ragamu, baik didalam bersikap dan bertingkah laku, serta bisa pula memberikan cahaya kasih pada lingkunganmu, berarti dirimu telah lulus didalam menjalani puasa mu.
Masalahnya adalah ; Bisakah dirimu akan dapat memberikan cahaya kasih pada lingkungan disekitarmu jika tak ada seberkas cahayapun yang dapat menyinari dirimu sendiri. Sehingga tidak mengherankan jika egomu selalu berjalan dalam kegelapan untuk menuntun jiwamu. Kendatipun berpuluh bulan dirimu berpuasa. Mengapa??
Tanyakan pada diri sendiri untuk apa dirimu berpuasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar