Cinta pada Tuhan itu butuh implementasi untuk melakukan segala sesuatu yang keluar dari hatimu dan bukan lantaran disuruh oleh Tuhan. Sebab Tuhan tidak akan mungkin menyuruh untuk dicintai. Semuanya itu keluar dari hatimu sendiri. Begitu dirimu mencintai maka tuhanpun akan mencintaimu.
Jika dirimu mencintai Tuhan karena ada yang menyuruh berarti cintamu belum merupakan cinta yang sesungguhnya. Dan cinta bukan merupakan paksaan, baik kepada seseorang apalagi kepada Tuhan yang maha lembut. Dan munculnya rasa cinta lantaran ada kesamaan gelombang yang terpancar dari dalam hatimu.
Jika engkau memaksa mencintai justru membuat kehidupanmu akan mengalami kehancuran lantaran nafsumu yang akan mengambil peranan tanpa kendali, bahkan bisa juga akan menghancurkan tatanan yang telah terbentuk.
Jika dirimu merasa mencintai tetapi tidak ada balasan, berarti gelombang cinta yang terpancarkan bukan dari hatimu tetapi dari nafsumu. Sebab segala sesuatu untuk dapatnya bersatu membutuhkan kesamaan rasa antara didalam diri dan diluar diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar