Sudah tahu kalau tong kosong nyaring bunyinya, tetapi kenapa masih terjebak menyukai? Padahal tidak menghasilkan isi selain bunyi yang nyaring terdengar ditelinga, itupun ketika ditabuh. Begitu terhenti menabuh, maka yang ada hanyalah kekosongan. Lantas, masih perlukah untuk dipikirkan bunyi dari tong yang kosong tersebut?
Sedang tong yang berisi; kendati tiada bunyi, namun bisa memberikan isi yang lebih bermakna dalam diam untuk di renungkan.
Intinya adalah ; masih banyak orang yang terjebak akan kulit dibanding isinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar