Partner | KAENDRA Tour & MICE

Sabtu, 05 Mei 2018

MENINGKATKAN POTENSI DIRI



Bagi orang yang sudah terbiasa mengemudikan Mobil tentu sudah tahu pada saat apa harus memindahkan gigi perseneling dari gigi rendah menuju ke gigi yang lebih tinggi atau sebaliknya. Dan semua akan selalu berkesinambungan tanpa harus berpikir lagi tentang gigi perseneling berapa yang hendak diterapkan.  Dengan begitu maka laju kendaraan akan selalu mulus dan halus serta tidak kasar dan akan terasa nyaman mengendarainya.


Dan tidak mungkin pula mengenal istilah lupa untuk memindahkan pada gigi perseneling berapa yang tepat.  Begitu pula halnya dengan penggunaan  perangkat otak kiri dan otak kanan yang ada pada diri manusia.  Sebab keberadaan otak kiri dan otak kanan itu tidak ada bedanya dengan gigi perseneling mobil itu sendiri. 

Perpindahan gigi perseneling mobil ini, begitu mudah dilakukan agar laju kendaraan bisa cepat atau lambat,  sesuai dengan kehendak untuk mengantarkan kita sampai ketujuan dengan  selamat.  Energi yang dipakai,  serta waktu yang dibutuhkan,  tidak terbuang percuma.  

Begitu juga terhadap Moment perpindahan didalam penggunaan otak kiri dan otak kanan,  adalah dengan selalu memperhatikan perubahan #warna_rasa ketika akan mengerjakan sesuatu hal. Sebegitu terjadi perubahan warna rasa,  maka pada saat itu pula momentum yang tepat untuk berpindah antara dari otak kiri menuju otak kanan,  atau sebaliknya. Sebab,  adanya terjadi perubahan warna rasa,  adalah merupakan isyarat atau alarm, bahwa belahan otak yang dipakai tidak tepat. Dan jika adanya isyarat itu tidak dihiraukan dan tidak pindah, akan membuat jiwa terhanyut kedalam perubahan warna rasa yang muncul. Sehingga energi yang dipakai akan terus semakin bertambah dan terkuras secara percuma tanpa terkendali sehingga menimbulkan susah sendiri pada jiwa selaku pengemudinya. 

Padahal kita tentu tahu,  bahwa adanya otak kiri dan  kanan itu,  semata-mata adalah untuk mempermudah bahkan mempercepat jiwa manusia untuk mengarungi dunia ini. 

Akan tetapi karena seluruh isyarat yang muncul berupa perubahan warna rasa tidak dihiraukan maka otak kiri dan otak kanan manusia akan rusak.  Serta akan pula mempengaruhi pada seluruh infrastruktur yang terkandung didalam diri manusia lahir dan batin. 

Jika sudah demikian lantas akan menyalahkan siapa?  Sehingga tidak mengherankan jika apa yang jadi cita-cita selalu terhambat atau mengalami kegagalan.  Sebab, kendaraan yang dipakainya yang berwujud nafsu telah rusak. 

Oleh karena itu selagi masih ada kesempatan sebelum perangkat manusia lahir dan batin rusak,  berlatihlah mulai sekarang untuk menggunakan otak kiri dan otak kanan sesuai dengan fungsinya masing-masing.   Pada saat apa kita menggunakan #olah_pikir dan pada saat apa menggunakan #olah_rasa. 

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar