Jika didalam dirimu terbersit untuk menguasai orang lain, maka sejak saat itu dirimu harus juga menyiapkan diri untuk dikuasai orang lain. Terlebih lagi jika dirimu ngotot agar bisa menguasai orang lain, maka akan semakin cepat pula dirimu akan dikuasai orang lain. Atau malahan terkuasai tanpa kau sadari.
Mengapa???
Karena pada saat dirimu berkehendak untuk menguasai maka energi yang keluar dari dalam diri bisa jadi tidak akan terkendali memenuhi nafsu mu, sehingga kemudian nafsu akan pula mempengaruhi jiwa mu. Dan hal itu terjadi lantaran jenis dan besaran energi yang kamu butuhkan tidak sesuai dengan obyek yang ingin kamu kuasai.
Jika sudah demikian cahaya yang seharusnya dibutuhkan untuk menerangi jiwamu justru akan berubah menjadi api nafsu yang akan membakar akalmu untuk menguasai orang lain atau dirimu yang akan dikuasai orang lain tergantung seberapa besar api yang dimiliki diantara masing-masing pihak.
Selanjutnya, dirimu akan semakin kesulitan untuk mengarungi duniamu bagaikan orang buta dan tuli berjalan sendiri.
Seharusnya, untuk lebih memudahkan jalan kehidupanmu, pergunakan HATI mu bukan untuk menguasai segala apa yang ada diluar dirimu. Melainkan untuk menerangi diri serta mempermudah mu menyusuri jalan diluar raga didalam menemukan segala apa yang menjadi kebutuhan jiwa dan ragamu.
Jika hal itu terus melakukannya dengan berkesinambungan maka nurani yang merupakan cahaya hati semakin lama akan semakin terang benderang, dan jiwa mu akan semakin peka untuk menangkap segala apa yang ada diluar raga termasuk untuk memilih dan memilah terhadap segala unsur apapun yang dibutuhkan diri.
Dan jika menggunakan hati , maka yang diluar akan bersiluluh sendiri , menyatu dalam sanubari tanpa menguasai ataupun dikuasai. Karena sesungguhnya antara yang diluar dan didalam diri juga satu adanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar