Partner | KAENDRA Tour & MICE

Selasa, 03 Desember 2013

JIKA KASIH TELAH MENGUSAP HATI



Jika getar-getar kasih telah mengusap hati, masih adakah kerinduan yang menghantui?
Kendati hari-hari yang panjang dilalui penuh dengan teriknya mentari kehidupan yang membakar hari-hari yang panjang.

Semua akan sirna tersaput cahaya kasih. Kemudian melingkupi seluruh jiwa dan raga berupa aura. Kendati tanpa bayangan wajah yg menggoda. Juga tanpa suara yg menggelitik sukma. Namun getaran kasih makin tak bertepi. Menyusup keseluruh pori-pori.



Ketika getaran kasih mengusap hati.

Masihkah ada keraguan yang mendera untuk menghapus asa?
Dan masihkah akan bertanya tentang simponi cinta, guna membangun bahtera gita?

Padahal jika kau tahu, bahwa kasih itulah lagu sorgawi yang sesungguhnya.

Kasih tak akan mengenal benar dan salah. Kasih tak akan mengenal dusta atau amarah, apalagi serenade yang penuh dukana.

Juga, tiada sumpah serapah. Dan kasih tidak mengenal kasta atau kata terluka.

Dan jika engkau berkata, bahwa engkau mengasihi, namun masih selalu terusik akan sebuah kasta, ataupun kecewa. Sesungguhnya, dia bukanlah kasih itu sendiri.

Sebab kasih tidak berwarna, tetapi akan sanggup meluluh lantakkan jiwa dan ragamu, untuk kembali menyatu dengan sang kasih itu sendiri, yakni hatimu.

Jika getar-getar kasih telah mengusap hatimu,

Engkau hanyalah dapat menikmati dan menjalani, kemanapun arah kasih itu menuntunmu.

Bahkan, kendati dirimu lumpuh dan buta, dia akan menutunmu menuju mara bahaya apapun, agar dirimu selamat sampai kepangkuan Tuhan, didunia yang serba fana ini.

Karena didalam kasih, merupakan perwujudan Tuhan itu sendiri.


Pro : Bunda putri yang masih tersembunyi didalam cahaya kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar