Partner | KAENDRA Tour & MICE

Minggu, 23 Februari 2014

APA YANG KAMU CARI DAN YANG KAMU DAPAT?



Jika dengan ilmu, orang-orang barat sudah sampai ke bulan, apakah mungkin orang-orang belahan timur yang menganut agama tidak mendapat apa pun, selain tetap berada dibumi namun masih banyak yang menderita? Sementara orang-orang barat begitu mudahnya menghamburkan uang yang bermilyard dollar, hanya untuk menyelidiki dan membuktikan ilmu yang didapat sampai keluar angkasa.



Sedang orang-orang agama, masih disibukkan oleh gempa dan bencana, akibat alam serta perang,dengan kaumnya sendiri. Mengapa orang-orang barat lebih banyak berhasil dibandingkan orang-orang agama? Karena mereka menganggap, bahwa ilmu yang mereka cari, dan yang ditemukan, adalah bagaikan agama. Dimana ilmunya selalu jadi panduan didalam kehidupannya. Serta selalu ingin membuktikan, kebenaran ilmiah menjadi fakta, yang tidak dapat dibantah.

Semestinya, orang-orang yang menganut agama, jika memang dipercaya untuk dapat merobah kehidupan yang lebih baik, harus pula membuktikan, bahwa agama harus pula dijadikan ilmu . Untuk tidak hanya sebagai pemandu, didalam menata kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi, juga bisa sebagai pemandu, seperti orang-orang barat didalam membuka tabir yang menjadi rahasia alam semesta.

Namun didalam kenyataan, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan, seolah jalan ditempat serta mati suri, karena ikatan dogmatis oleh ulah para pemimpinnya sendiri. Dan kita senantiasa di mindset dgn rasa percaya begitu saja. Tanpa boleh untuk membuktikan sendiri.
Jika demikian, lantas untuk apa kepercayaan itu ditanam, jika tanpa boleh membuktikan sendiri, bagi siapapun yang ingin mencari, dan menyaksikan kebenaran sebagaimana mestinya? Orang-orang barat, juga sama dengan orang yang berada dibelahan timur. Yang juga sama-sama sebagai penduduk bumi. Dan juga sama bermodal kepercayaan seperti kita. Hanya yang membedakan, ilmu yang didapat, adalah dari luar raganya atau makro kosmos. Sementara orang-orang agama, ilmu yang didapat adalah dari dalam diri, atau mikro kosmos.

Semestinya; jika masing-masing orang barat,ada kebebasan didalam mencari dan mengembangkan ilmunya, kenapa kita juga tidak mencari untuk mengembangkan apa yang terdapat dalam ayat-ayat agama? Sehingga kitapun juga mendapatkan pembuktian, bahwa apa yang terkandung dalam agama juga merupakan kebenaran. Yang hal ini hanya lewat pencarian, perenungan dan pembuktian. Sehingga akan menjadi suatu kesaksian bagi masing-masing pemeluk agama.

Namun itu tidak akan terjadi jika tidak muncul suatu kesadaran dari sehingga para pemeluk agama selalu ketinggalan yang makin lama semakin jauh. Jangankan keluar angkasa, bahkan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja, masih mengandalkan ilmunya orang barat. Dan para pemeluk agama hanya selalu #terninabobokkan dengan kehidupan diakhir jaman dengan janji surga dan puluhan bidadari yang menemani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar