Partner | KAENDRA Tour & MICE

Minggu, 12 Oktober 2014

MASIH ADAKAH MALAIKAT DIHATIMU?



Kau bilang bahwa Tuhan senantiasa melindungi. Dan kau bilang Tuhan lebih dekat dengan urat lehermu, tetapi tiada satupun sikap dan prilakumu menggambarkan kebajikan, selain hanya membuat keonaran dalam sepak terjangmu.


Kau bilang dirimu orang yang beriman, serta selalu membuat kebenaran. Dan selalu membawa kedamaian, diantara hati-hati mereka yang penuh kegelapan dan kegersangan. 

Tetapi bagaimana mungkin akan bisa memberikan cahaya terang, jika dirimu sendiri penuh kekejaman, kebencian, dan dendam. Kemudian kau tebarkan diantara mereka golonganmu untuk memerangi mereka yang tidak sejalan denganmu? Jika sikap dan prilakumu, melebihi perbuatan setan itu sendiri.

Masih adakah malaikat dihatimu? Sedangkan para setan telah melumuri seluruh darahmu, untuk membakar dirimu sendiri bersama golonganmu menjadi api yang semakin berkobar diseluruh nafsumu.

Lantas, dari sisi mana malaikat itu akan bersemayam? Agar bisa memberikan cahaya bagimu, dan memudahkanmu didalam berwisata didunia ini? 

Sehingga, bagaimana mungkin mereka akan bertemu dengan malaikat, sedang dalam dirinya telah dipenuhi gerombolan setan.

Masih adakah malaikat dihatimu? Ketika jiwamu semakin jauh menuju kesesatan yang nyata, dengan memutar balikkan fakta; bahwa dirimu telah menjadi tuhan itu sendiri, yang telah ditinggalkan oleh hamba, tanpa kendali sampai kematian tiba. Dan dirimu, akan semakin tidak tahu arah, kemana dirimu akan kembali. Selain akan semakin tersesat menuju jalan setan. Sebagaimana habitat sikap, dan prilakumu, yang melepaskan kodratmu sebagai insan.

Masih adakah malaikat didalam hatimu?

Hanya hatimu sendiri yang bisa menjawabnya, sejalan dengan kehidupanmu yang semakin baik ataukah semakin hancur berantakan bagai kerak tumbuh dibatu, mati enggan hidup tak mau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar