Jika dirimu beriman kepada yang bersifat #materi beserta turunannya, itu sama halnya dirimu beriman pada #ragamu. Padahal ragamu itu yang berada diantara tapal batas terluar lahiriahmu. Sehingga akan selalu berbenturan dengan segala hal yang ada diluar ragamu. Dan bukankah dirimu tahu, bahwa ragamu bersifat sementara?
Jika dirimu beriman pada yang batin, maka batinmu itulah yang mengawal didepan, untuk berhubungan dengan gerakan yang diluar ragamu. Dan batinmu tidak akan pernah terluka, karena dia bersifat kekal abadi. Sehingga, permasalahan apapun yang terjadi akibat gerakan alam, tidak akan mempengaruhi batinmu dan juga ragamu. Bahkan akan terjadi putaran yang bersama-sama menjadi suatu harmoni, serta selalu menyatu didalam bianglala kehidupan.
Masihkah engkau akan beriman pada materi? Padahal, baik materi, energi, ruang, dan waktu, hanyalah merupakan sifat turunan dari yang tunggal yang memiliki sifat #anti_materi dan #anti_energi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar