Tahukah? Bahwa sesungguhnya semua orang didunia ini dalam keadaan buta. Tanpa terkecuali para pensyiar agama manapun, sama-sama tidak tahu arah, terkecuali bagi mereka yang berjalan menggunakan tongkatnya.
Dan itupun, kadang terjatuh berkali-kali, kemudian kembali bangkit untuk berjalan menuju tujuan. Namun ada pula yang sampai jatuh kejurang kehidupan, lantaran tongkat kehidupannya tak pernah dipakai menuntun jalannya. Bahkan dengan pongahnya mereka berjalan, dengan tongkat yang ditaruh diketiaknya, seolah menjadi tongkat komando terhadap orang-orang lain, yang juga sama-sama buta.
Dan tahukah? Bahwa jika dirimu senantiasa memakai tongkat itu, serta sudah terbiasa menuntun jalanmu, maka tongkat itu seolah punya mata yang bisa melihat kegelapan. Serta pula sebagai penopang untuk mengantarkan dirimu menuju kemasa depan. Bahkan, jika dirimu sudah dapat menyatu dengan tongkat kehidupan itu, dirimu akan bisa berlari secepat angin. Bisa menatap pada kejauhan melebihi mata rajawali. Dan, dirimupun bisa terbang, yang kecepatannya melebihi suara, bahkan bisa juga secepat cahaya untuk menggapai cita.
Namun sayang, tongkatmu tak pernah kau pakai. Bahkan, justru menggunakan tongkat lain, yang dibuat oleh orang-orang yang ada diluar ragamu. Bagaimana mungkin?
Bagaimana mungkin menggunakan tongkat buatan manusia? Apalagi bukan dirimu sendiri yang membuatnya. Sehingga tiada mungkin bisa sesempurna jika memakai tongkat kehidupanmu sendiri.
Tahukah, apa yang menjadi TONGKAT KEHIDUPAN? Dia, adalah HATIMU sendiri.
Semoga bermanfaat, dan selamat tahun baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar