Partner | KAENDRA Tour & MICE

Senin, 05 Januari 2015

ANTARA DOMBA DAN SERIGALA





Janganlah sekali-kali mengadu #domba antar sesama. Sebab saat seseorang itu mengadu domba, secara tidak sadar dirinya mencoba memasuki alam serigala. Dan karena tidak memiliki kemampuan untuk memangsa mereka para domba itu, lantas mengadu mereka satu sama lain untuk supaya berselisih paham. Sehingga nantinya, jika para domba itu telah lelah penuh luka, akhirnya mereka akan dijadikan mangsa, tanpa harus bersusah payah.

Apakah mereka yang suka mengadu domba lupa? bahwa kendatipun dirinya bukan serigala, namun telah memasukkan sifat-sifat serigala kepada dirinya. Dia nantinya tidak akan pernah bisa kembali pada habitatnya sebagai manusia seperti semula, selain menjadi manusia serigala.

Tidak sadarkah? Bahwa kehidupan manusia dimuka bumi sudah dalam keadaan sempurna, setelah melewati proses awal penciptaan sampai menjadi manusia. Semestinya, ketika sudah terlahir sebagai manusia, lengkapilah didalam diri dengan kesempurnaan, agar bisa menjadi manusia seutuhnya. Dan bukan lantas semakin membuang unsur kemanusiaan itu kembali menjadi serigala yang lapar. 

Sedangkan mereka para serigala merindukan untuk menjadi manusia, sementara dirimu yang telah menjadi manusia, justru malah ingin kembali menjadi serigala. Apa yang kau cari?


Jika begitu, untuk apa menjadi manusia, jika pada sesama saja mencoba, atau bahkan memaksa, untuk dijadikan mangsa sebagai domba.

Sehingga, lambat laun dirimu akan senantiasa mengalami kesunyian, dan keterasingan. Lantaran dialam serigala tidak akan pernah diakui, karena dirimu bukan kelompok serigala yang sesungguhnya. Sementara dialam manusiapun, dirimu juga akan tersisihkan. Sebagai manusia, namun benakmu adalah serigala itu sendiri. Homo homini lupus... yang lambat laun sifat manusiamu, akan terpupus oleh sifat serigala jadi-jadian. Lalu, bagaimana mungkin dirimu akan bisa menggapai kehidupan yang tenang dan tentram, penuh kedamaian, serta penuh keindahan sebagai manusia? Jika dibenakmu masih tercemari sifat serigala itu sendiri. Dimana sifat dan habitat antara manusia dan serigala, yang pasti benar-benar berbeda. 

Untuk itu, selagi sifat serigala belum sepenuhnya mengalir kedalam darah dan batinmu, segeralah untuk sadar. Kemudian, pupuslah semua lewat kasih, yang mungkin masih tersisa. Karena, hanya lewat kasihlah yang bisa mengembalikan dirimu seperti asalmu terlahir kemuka bumi ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar