Partner | KAENDRA Tour & MICE

Rabu, 28 Januari 2015

J I K A



Jika tidak ingin terkena penyakit, jangan membawa penyakit atau mau menjadi sarang penyakit.
Jika tidak ingin tersangkut hukum, jangan bermain-main dengan hukum.

Jika tidak ingin terbakar oleh api jangan bermain api.
Jika tidak ingin terkena ulah jangan berbuat ulah.


Jika dirimu telah berbuat sesuatu hal itu menandakan telah kau pikirkan antara keinginan ataukah kebutuhan. Jika hanya untuk memenuhi kebutuhan tidak akan menimbulkan gerakan yang membahayakan bagimu. Tetapi jika sudah bersifat keinginan, bisa membuatmu bahagia dan penuh kemulyaan sepanjang keinginanmu memang mulya.

Tetapi tahukah? Jika dirimu senantiasa terperangkap frasa "jikalau dan andaikata", semua kemulyaan itu tidak akan pernah dapat diraih. Sebab dirimu akan selalu terombang-ambing oleh perasaan yang penuh kegamangan untuk mengambil keputusan apalagi untuk melangkah. Selain semua kekuatan itu hanya didalam pikiranmu belaka.

Dan justru disitulah yang sering membuatmu tidak bisa bicara, atau terpatah-patah dalam mengungkapkan kata. Mengapa?

Karena dirimu takut salah. Untuk apa takut salah? Sedangkan dirimu memang belum pernah mengalami apa yang ingin kamu perbuat. Mestinya sekali layar itu terkembang pantang surut kebelakang. Hadapilah samudra yang penuh badai dan gelombang untuk mencapai tujuan tanpa harus menoleh kekiri atau kekanan. Selain menyatu dengan samudra itu sendiri. Sehingga badai dan gelombang itu tidak akan berarti bagimu, selain bagi mereka yang berbeda dengan dirimu. Karena dirimu adalah badai dan gelombang itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar