Partner | KAENDRA Tour & MICE

Kamis, 29 Januari 2015

RASA MALAS BISA MENJADI KEKUATAN YANG DAHSYAT



Seseorang yang jarang berpikir akan ada kecenderungan untuk melamun. Jika sudah melamun, puncaknya adalah menjadi pemalas. Semua ini bisa terjadi lantaran tidak percaya diri sebelum melangkah, atau karena telah putus asa, disaat melaksanakan apa yang jadi pikiran gagal ditengah jalan, atau hancur diakhir pelaksanaan.

Jika dirimu dihinggapi perasaan malas, sesungguhnya masih ada jalan keluar untuk melepaskan diri dari rasa malas. Bahkan jika mengerti, bisa memunculkan kekuatan yang amat dahsyat dari kemalasan yang selama ini menjangkiti dirimu. Mengapa ?


Karena disaat dirimu malas, energi yang masuk kedalam dirimu itu tidak dapat kau pergunakan, lantaran ada kebuntuan disaat akan keluar. Sehingga akan tetap tersimpan didalam diri, yang semakin lama akan semakin mampat.Seperti halnya air yang dibendung. Suatu saat jika bendungan itu jebol, air yang ada didalam bendungan itu akan keluar secara deras dan bisa menenggelamkan daerah sekitarnya.

Apakah pasangan pendukung dari rasa malas ini? Yaitu rasa takut yang muncul dari dalam diri, ketika ada satu persoalan dari luar yang tidak bisa diatasi. Jika rasa takut itu bersatu, dengan rasa malas, sehingga menimbulkan ketakutan, maka rasa malas itu akan hilang, serta akan menjadi pendorong untuk berlari kencang atau terbang, menuju tujuan yang ada didalam pikiranmu saat itu. Jika didalam pikiranmu, sudah ada cita-cita yang tertanam sebelumnya, maka kedua rasa itu akan menggerakkan nalurimu untuk mencapai keberhasilan yang tertunda. Dan dirimu sudah tidak lagi mengenal rasa apapun, selain keberhasilan mencapai tujuan itu sendiri. Mengapa?

Karena disaat rasa malas bertemu dengan rasa takut berbenturan, keduanya akan hilang dan mencipta satu keadaan baru yakni berupa cahaya yang baru lepas dari lubang hitam kehidupan melewati lubang putih yang tercipta dengan sendirinya. Benarkah?

Semua akan terpulang dari dirimu sendiri. Namun sebagai bahan renungan; seorang pemalas disaat berada dalam ketakutan lantaran dikejar harimau, atau keadaan lain yang serupa, tentu lupa akan malasnya, dan dia akan berlari kencang, tanpa berpikir lagi; bahwa didepannya ada bahaya lain. Tentu akan diterjangnya, bagaikan orang yang kehilangan akalnya. Semua energi akan bersatu padu menjadi energi makna yang tanpa disadari.

Semoga bermanfaat, khususnya bagi para pemalas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar