Partner | KAENDRA Tour & MICE

Sabtu, 04 Juli 2015

KEBUTUHAN MANUSIA TERSEDIA SECARA PRASMANAN



Jika berada diantara suatu keadaan, kita harus mengerti sifat dan hakekat keadaan itu sendiri. Serta apa yang menjadi kehendakmu, sampai berada didalam keadaan itu,agar tercapai apa yang menjadi #kebutuhan. Dalam artian, siapa yang #membutuhkan maka dia pula yang harus menyediakan, atau menuruti apa yang menjadi kehendak dari siapa kebutuhan itu didapatkan. Dan jangan sekali-kali terikat akan predikat diri, yang terbiasa disandang pada setiap harinya. Sebab jika kita terikat akan predikat diri yang dilakukan, akan membuat kegagalan memenuhi kebutuhannya. 


Seseorang yang terbiasa #memerintah orang lain, dapat dipastikan bahwa orang itu yang menyediakan kebutuhan orang yang #diperintah. Dan tidak mungkin orang akan mau diperintah jika kebutuhannya tidak disediakan olehnya. Namun orang yang biasa memerintah sering kali lupa, bahwa dirinya suatu ketika juga membutuhkan orang lain. Dia akan selalu menemui kegagalan, jika orang lain yang disuruh untuk menuruti apa yang menjadi #kehendaknya.

Oleh karena itu jangan sekali-kali menyuruh orang lain jika orang lain itu pula yang harus menuruti kehendakmu. Apalagi malah justru tuhan yang kamu suruh. Kurangi menyuruh-nyuruh tuhan, jika dirimu yang membutuhkan. Baik itu diperhalus dengan kata memohon dan lain sebagainya. Dirimu yang membutuhkan, tetapi kenapa malah tuhan yang kamu suruh? Apalagi dirimu tahu bahwa tuhan tidak akan pernah membutuhkan apapun darimu. Dan itupun juga menurutmu sendiri ; bahwa tuhan adalah maha segalanya. Apapun yang kamu butuhkan semua sudah tersedia, secara prasmanan. Semua terserah dirimu, apa yang akan kamu ambil. Bukan malahan yang menyediakan itu yang harus tersiksa untuk menuruti apa yang menjadi kemauanmu. Lalu mengambilkan serta mempersembahkan padamu. Sehingga dirimu sendiri yang akan tersiksa selama sifatmu masih tetap belum berubah. 

Intinya janganlah selalu memerintah jika dirimu yang membutuhkan. Tetapi dirimulah yang harus menuruti kehendak dari siapa kebutuhan itu didapatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar