Partner | KAENDRA Tour & MICE

Selasa, 08 September 2015

FRASA " MELAMPAUI BATAS KEMANUSIAAN"



Semua entitas makhluk tentu memiliki batas wilayah kekuasaan didunia ini. Begitu pula suatu negara memiliki batas-batas negara agar tidak timbul pertentangan antara negara yang satu dengan negara lainnya. 

Manusia terdiri dari 2 entitas yakni "manusia lahir" dan "manusia batin". 
Ketika manusia masih berbentuk janin didalam rahim ibu, batas wilayah manusia lahir dan manusia batin, menyatu dan berada didalam tabung tembuni yang berisi air ketuban. Yang fungsinya untuk melindungi bayi dalam kandungan terhadap bahaya yang mengancamnya. 


Ketika bayi telah lahir dari rahim ibu maka perlindungannya diganti oleh Ozon (O3) yang tempatnya berada diluar raga.
Dan ketebalan perlindungan itu sekitar sejengkal tangan mengelilingi raga. Dan itulah batas wilayah kekuasaan manusia itu. Adapun bentuk dari perlindungan tersebut bulat telur. Ozon untuk perlindungan masing-masing individu ini sering disebut "aura". Adapun secara metafisika saya sebut cahaya dari ruh manusia yang menyinari butir-butir darah merah kemudian menembus keluar raga. Seluruh cahaya itu mengelilingi manusia dari ancaman serta bahaya yang datang dari alam makro. Ketika masih bayi sampai akil baliq, secara umum Aura perlindungan tersebut masih rapuh dan gampang goyah, serta gampang ditembus oleh segala energi negatif dari luar. Bahkan bisa menembus dunia luar. Namun semakin dewasa bersama dengan perkembangan akalnya maka aura pembatasnya semakin kuat dan semakin kokoh, serta sulit ditembus oleh dunia luar. 

Seberapa besar kekokohan aura pembatas tersebut tergantung sepenuhnya dari sebesar apa akal manusia itu mendapatkan kepandaian. Serta tergantung pula seberapa besar kemurnian energi yang dikeluarkan dari hatinya, terhadap nafsu manusia, yang tidak bertentangan dengan lapisan ozon(aura)yang melapisi dirinya.

Selanjutnya, lapisan ozon yang melingkupi manusia bersifat fleksibel dan lentur serta bisa terbuka dan menutup sendiri sesuai kehendak dari jiwa selaku pengendali, yang berkedudukan di dahi tengah. Secara sadar atau tidak pintu ozon akan terbuka dan menutup jika ada kehendak dari pihak dalam diri manusia yang pintunya ada diubun-ubun kepala. 
Yang berfungsi untuk keluar masuknya jiwa menuju keluar batas wilayahnya sendiri. Atau untuk mencukupi "KEBUTUHAN "manusia.

Disamping itu juga ada 1 atau 2 pintu belakang yang letaknya dipusaran rambut( pusar kepala) atau "unyeng-unyeng(bahasa jawa)" . Yang fungsinya untuk mengupload "KEINGINAN" manusia.

Semua kebutuhan dan keinginan manusia sebelum menuju keluar raga harus disemai dulu bibit-bibit yang dikehendaki didalam dirinya. Setelah itu baru keluar raga ketika dirasakan sudah cukup sempurna guna mencari pasangannya dialam semesta. Sampai akhirnya menemukan pasangannya lalu masuk lagi kedalam diri menjadi kenyataan. 

Jika didalam kenyataannya pintu yang didepan dibuka, dan pintu belakang juga dibuka, maka akan menimbulkan masalah bagi manusia itu sendiri. Sebab jiwa tidak akan bisa mengendalikan dirinya. Hal itu akan memperbanyak unsur keinginan dari dalam diri lewat pintu belakang. Sehingga pintu ozon akan terbuka lebar. Apalagi jika orang tersebut memiliki 2 pintu dibelakangnya. Sehingga keinginan manusia tidak terbatas. Serta keluar masuknya energi juga tidak terbatas. Dengan demikian akan mempengaruhi terhadap kerekatan serta kekuatan lapisan ozon yang melindungi manusia itu sendiri. Mengapa??? Karena tidak mungkin pintu depan dan pintu belakang dibuka bersama-sama, untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan juga secara bersama-sama. Dan hal ini sering terjadi jika seseorang tidak dalam keadaan penuh kesadaran membuka pintu gerbang aura pelindung manusia itu sendiri.

Jika sudah demikian aura pelindung akan rusak, bahkan bisa semakin melebihi dari batas sejengkal sebagaimana fitrahnya. 

Dengan demikian, ada kemungkinan besar terjadi beberapa hal yakni :

1. Manusia akan mudah melamun, serta gampang dipengaruhi orang-orang lain yang aura pelindungnya lebih kokoh;

2. Akan mudah ketempelan makhluk-makhluk halus akibat keracunan aura lain yang menyebabkan suka berhalusinasi, penuh illusi, serta bisa terjangkit waham; stress, depresi dan sakit jiwa ;

3. Membuat orang serakah serta penuh kekejaman tanpa terkendali.

Mengapa hal itu terjadi????

Karena batas wilayah ozon yang asli tercipta secara terukur dan seimbang dari dalam dirinya telah rusak, serta kecampuran unsur ozon dari alam semesta yang bukan tercipta dari dalam dirinya. 

Kesimpulannya ; bahwa yang disebut dengan "melampaui batas kemanusiaan" adalah sejengkal batas wilayah ozon atau aura yang melingkupi raganya telah dilanggar. Sehingga merusak pelindung alami manusia batinnya. Jika wilayah manusia batin telah rusak, maka batas wilayah manusia lahir akan ikut rusak.

Oleh karena itu, agar pelindung batas itu tidak rusak hendaknya selalu disadari untuk mengantisipasi dengan menyeimbangkan antara kebutuhan dan keinginan. Dan jangan sekali-kali menuruti KEINGINAN selagi KEBUTUHAN belum terpenuhi. Sebab, suka atau tidak jika kebutuhan belum terpenuhi maka pintu ozon diubun-ubun akan terbuka, dan pintu belakang (puser dikepala)untuk memenuhi KEINGINAN juga akan terbuka secara bersamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar