Partner | KAENDRA Tour & MICE

Minggu, 11 Oktober 2015

KETIKA PERASAAN DAN PIKIRAN JALAN DITEMPAT



Tahukah, bahwa sering tidak disadari kita mengalami kejenuhan atau istilah gaulnya adalah bete?? Dan sering pula tanpa disadari kita juga mengalami malas total untuk mengerjakan sesuatu hal, dan selalu mudah emosi dan temperamental. Mengapa???? Marilah kita renungi bersama-sama.

Jika kita sedang berpikir, lalu terbersit unsur perasaan, segeralah berhenti dahulu untuk berpikir. Sebab, ketika kita berpikir lalu perasaan ikut merasuk didalam pikiran maka akan terjadi pikiran akan hangout. Dalam artian akan terjadi kebuntuan dalam berpikir, akan mengalami kejenuhan, serta tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat. Karena pikiran akan jalan ditempat sehingga akan menimbulkan pusing, stress, depresi, ilusi, delusi, dan lainnya. Yang hal ini akan lebih dominan untuk #merugikan_dirinya_sendiri.

Ketika perasaan terkontaminasi pikiran, maka kita akan mengalami hambarnya rasa, serta merasakan diri kesepian atau kesunyian, emosional dan lainnya. Jika pengaruh pikiran itu berlarut-larut, apapun yang dilakukan akan terasa serba salah. Apa yang dikatakan, apa yang dituliskan, tidak ada ujung pangkalnya. Perasaan ingin menjerit atau berteriak, serta sering terjadi pergumulan rasa didalam diri.

Oleh karena itu jika kita sedang merasakan sesuatu lalu ada tanda-tanda seperti itu, maka segera berhenti dahulu untuk merasakan. Sebab, ketika kita merasakan sesuatu dan terkontaminasi pikiran, malahan tidak akan bisa merasakan apa-apa. Justru perasaan yang semula normal akan terjadi turbulensi rasa, marah yang tidak terkendali, api dendam kesumat akan terpancar didalam dirinya. Serta bisa juga akan mengalami putus asa dan merasakan kehampaan didalam hidupnya. Sehingga jika hal ini berlarut-larut terjadi tanpa segera disadari, maka akan ada kecenderungan untuk #merugikan_orang_lain.

Intinya adalah : segala sesuatu itu butuh keseimbangan, yang keduanya akan bisa dicapai lewat kesadaran diri. Sedang kesadaran ini akan muncul jika kita selalu melakukan suatu tindakan dengan unsur #kasih yang merupakan #warna_rasa yang murni dari hati sanubari. Dan gelombang kasih akan menggelontor seluruh kontaminasi pikiran serta turbulensi rasa kepada habitatnya semula. Bagaikan laptop yang hang untuk direstart, agar kembali berfungsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar