Apa yang kamu rasakan itu dirimu sendiri yang merasakan dan bukan orang lain. Adanya dirimu merasakan karena dirimu memang memasukkan warna rasa itu sendiri. Oleh karena itu jika dirimu merasakan sesuatu dari hatimu, ambillah intinya, terutama jika dirimu mendapat ajaran ketuhanan itu dari dalam hatimu.
Dan ketahuilah bahwa ajaran ketuhanan itu adalah
# ajaran_rasa . Dan bukan # ajaran_korsa . Sebab ajaran korsa akan membuat kebersamaan yang tentu akan menimbulkan suatu militansi rasa secara bersama didalam suatu kelompok kesatuan. Sehingga unsur individu telah hilang dari dalam dirimu.
Tetapi ajaran rasa adalah bersifat individu yang kamu butuhkan untuk mengambil intinya rasa yang penuh kedamaian didalam dirimu sendiri. Dan jangan sekali-kali ajaran rasa kamu jadikan ajaran korsa, sementara dirimu tidak untuk berperang melawan siapapun, selain melawan dirimu sendiri. Terkecuali jika dirimu memang berada didalam suatu kelompok yang memang dibutuhkan rasa kebersamaan.
Tetapi, jangan sekali-kali dirimu mengatakan bahwa ajaran korsa itu adalah ajaran kebenaran selain kebenaran bagi kelompoknya itu sendiri. Jika tidak, maka dirimu akan ikut terlibat didalam pertikaian yang tiada henti-hentinya, antara kelompok korsa yang satu dengan kelompok korsa yang lain.
Dan jika sudah bersifat korsa, masihkah dirimu akan menganggap bahwa ajaran ketuhanan itu ajaran rasa??? Padahal dirimu tahu bahwa ajaran ketuhanan hanya terdapat didalam dirimu. Sedangkan ajaran korsa berada diluar ragamu.
Dan segala ajaran dari luar ragamu bukanlah ajaran kebenaran yang sejati tetapi ajaran korsa yang sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar