Adanya jawaban itu lantaran adanya pertanyaan terhadap suatu permasalahan. Dan sesungguhnya dari jawaban ini pula yang akan menimbulkan suatu akibat, yang akhirnya banyak menimbulkan permasalahan-pe
rmasalahan baru sehingga akan muncul pertanyaan-pertanyaan baru.
Jika masing-masing orang telah mempersiapkan jawabannya sebelum bertanya tentu tidak akan pernah muncul persoalan baru sebagai akibat dari ketidak samaan antara pertanyaan terhadap jawaban yang seharusnya ada.
Oleh karena itu janganlah bertanya terhadap jawaban yang sudah dibakukan dari dalam dirimu. Sebab jika dirimu bertanya yang menyimpang dari jawaban dari dalam diri, kamu akan tertuntun untuk bertanya keluar ragamu. Sehingga dari situ pula akan mulai muncul persoalan-persoalan baru yang lepas dari jawaban yang tersedia dari dalam diri. Dengan demikian akan ada kecenderungan untuk terjadi benturan antara jawaban dari dalam diri dan diluar dirimu. Mengapa???
Karena konteks pertanyaan yang kamu rencanakan, tidak sesuai dengan konteks jawaban yang telah disediakan dalam dirimu. Padahal adanya jawaban dari dalam diri itu muncul, lantaran adanya gelombang rasa yang bergetar dari jantungmu kemudian mengalir pada livermu yang memunculkan warna perasaan. Setelah itu akan diterima oleh otak kananmu, untuk diteruskan menuju otak kirimu menjadi sebuah bahan pemikiran. Dari otak kiri itu selanjutnya untuk kamu uraikan sendiri menjadi pertanyaan dan jawaban secara tekstual. Yang semula menyatu antara pertanyaan dan jawaban akan terurai menjadi sepasang.
Dalam keadaan sepasang itulah dirimu akan bisa mengerti didalam memadukan antara pertanyaan dan jawaban dari dalam dirimu sendiri. Jika belum terurai menjadi sepasang, dirimu tidak akan bisa membedakan mana yang jawaban dan mana yang pertanyaan. Sehingga akan tetap menjadi sebuah masalah yang akhirnya akan menjadi pertanyaan. Sedang jawabannya pasti akan kau cari dari luar ragamu.
Inti dari tulisan ini adalah "bahwa siapa yang bertanya maka dialah yang berpredikat sebagai guru, dan siapa yang menjawab maka dia pula yang murid".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar