Segala sesuatu yang masuk lewat panca indra, baik yang dilihat, dibaca dan dirasakan, bahkan yang dikerjakan; adalah semata-mata untuk urusan duniamu. Dan tidak ada kaitan untuk kehidupan setelah dirimu mati. Banyaknya orang terhanyut akan kehidupan setelah mati yang belum pernah terjalani lantaran meniadakan kehidupan saat ini. Padahal saat ini, adalah merupakan yang utama bagimu untuk melihat, membaca dan berpikir, kemudian melaksanakannya.
Jika urusan duniamu selalu penuh kesusahan dan penderitaan, bahkan dikejar-kejar oleh rasa ketakutan, bagaimana mungkin masih bisa bersilat lidah bahwa dirimu mementingkan hidup setelah mati???
Terlebih, jika kemanapun dirimu berada selalu dimusuhi serta menebarkan ketakutan pada orang lain, bagaimana mungkin dirimu akan penuh ketentraman didunia ini?? Jika pada orang lain saja yang sama-sama manusia dirimu membuat ketakutan dan kekhawatiran bersamamu, tentu pada dirimu sendiripun memang banyak masalah yang tidak bisa kamu atasi.
Jika pada duniamu saja semakin banyak masalah, bagaimana mungkin kehidupan setelah mati tidak bermasalah. Karena kematian itu adalah urusan manusia batin yang telah terlepas dari manusia lahir. Dan terlepasnya itu karena terpisahnya jiwa dan ragamu lantaran urusan duniamu tidak dapat kau cukupi. Padahal duniamu merupakan alat perekat antara ruh, jiwa, dan raga menyatu.
Dan supaya urusan duniamu itu dapat kau cukupi hanyalah dengan berpikir dan merasakan terhadap apapun yang datang kepadamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar