Jaman telah berganti. Jika dahulu banyak perempuan menjadi boneka, wanita dijajah pria. Kemudian berganti banyak pria dibawah ketiak wanita. Saat ini lagi musimnya boneka menjadi wanita. Dan semua menjadi pertanda bahwa semua yang bersifat kepalsuan akan terkuak menuju permukaan. Jika dahulu orang miskin tidak bisa berhari raya karena papa dan menderita.
Saat ini justru banyak orang kaya dan pejabat negara yang menangis dibalik senyum tawa karena ditangkap KPK. Kalau dulu menikah antara adam dan hawa lewat kemurnian sebuah cinta. Saat ini telah berubah mencari wanita lewat boneka tak bernyawa yang bisa membuat bahagia.
Kalau dulu anak bahagia karena memiliki orang tua yang bisa membuat senyum dan tawa. Saat ini anak-anak banyak menderita karena ulah orang tua yang selalu menanam karma tanpa mengerti kebajikan atau kejahatan. Semua hanya mengejar pangkat dan jabatan serta pencitraan lewat kesantunan yang semu penuh kepalsuan.
Semua itu karena boneka telah dianggap menjadi wanita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar