Jika dirimu sedang dilanda #cinta segeralah untuk kamu ubah menuju #kasih, agar cinta itu tidak beranak pinak menuju lingkaran setan yang tiada henti. Sebab dari cinta itu ada hasrat untuk memiliki terhadap memori yang pernah ada. Sehingga dari cinta ini akan menuju pada sifat kesombongan dalam diri, lantas menuju kedukaan lantaran dipermalukan menuju kehinaan.
Sebaliknya jika cinta itu telah menjadi kasih maka unsur memiliki akan hilang dari dalam dirimu, sebesar rasa cinta yang hilang menjadi kasih. Dan sifat dasar manusia ketika bayi adalah kasih itu sendiri. Sebegitu dirimu berkembang menjadi dewasa seharusnya memunculkan kesadaran diri. Karena antara kasih dan kesadaran diri merupakan sepasang pengantin tanpa ada keterikatan untuk memiliki. Sebegitu muncul rasa ingin memiliki, maka unsur cinta akan tertanam kedalam dirimu. Sedangkan rasa kasih akan sirna sesuai dengan rasa memiliki yang mengikat dirimu.
Dan tahukah?? Bahwa adanya perubahan dari kasih menuju cinta itulah yang membuatmu menderita sehingga rasa memiliki akan semakin mencengkeram kehidupanmu dari warna rasa semula. Padahal adanya dirimu didunia ini hanya sebatas untuk mengisi warna rasa kasih semakin tumbuh kembang sampai dirimu mati. Dan bukan untuk memiliki, sehingga dirimu akan semakin berada dalam keterikatan tanpa kesadaran.
Dan untuk melepaskan diri dari lingkaran rasa yang tidak terkendali, segeralah berganti untuk pemasrahan diri secara total dengan membuang rasa untuk memiliki apapun yang terjadi. Dengan begitu unsur kasih akan kembali menjadi warna rasa yang penuh cahaya dan penuh keteduhan serta kelembutan yang menyinari jiwa ragamu maupun segala makhluk diluar ragamu. Tanpa kesedihan atau penderitaan maupun kehancuran. Yang ada hanyalah kehidupan yang penuh ketentraman dan kedamaian mengikuti getaran cahaya alam semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar