Seluruh makhluk dialam semesta ini terikat akan suatu ekosistem menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan masing-masing tercipta dalam keadaan berpasangan serta saling ketergantungan antara yang satu dengan lainnya. Tidak terkecuali pada manusia itu. Dan untuk dapat disebut manusia jika sudah bersifat sepasang yakni laki-laki dan perempuan. Jika sifatnya masih sebagian saja, belum dapat dikatakan manusia. Satu sama lain harus bertemu pasangannya agar dapat menyatukan sifat diantara keduanya. Dan barulah pada saat itu dia dapat disebut manusia.
Untuk bisa menemukan pasangannya masing-masing diberikan unsur awal yakni #cinta_kasih sebagai lambang bahwa dia hidup yang tertanam didalam jantung. Antara jantung dan cinta kasih tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Sebab jantung itu merupakan tempat kedudukan awal dari hidupnya separuh manusia. Sedangkan denyut jantung yang berkesinambungan secara normal akan mengeluarkan pancaran gelombang elektro magnetik tersendiri. Dan warna gelombang elektro magnetik inilah yang saya sebutkan #getaran_cinta_kasih.
Getaran tersebut akan memancar terus menerus keluar masuk dari dalam dan keluar raga untuk mencari dan berinteraksi dengan pasangan yang berada diluar raganya. Jadi walaupun seseorang itu belum pernah bertemu secara raga dengan sesosok pasangannya, namun secara linier pasti sudah bertemu. Jika tidak pernah bertemu secara linier, tidak mungkin seseorang akan bergetar hatinya ketika bertemu dengan lawan jenisnya. Walaupun lawan jenis yang ditemukan itu bukan merupakan pasangannya. Seperti halnya ketika kita memasang blue tooth atau wifi pada gadge masing-masing. Tentu disitu akan nampak beberapa nama kode pemilik gadge. Mengapa? Karena masing-masing bisa bersifat sebagai pemancar atau penerima gelombang elektromagnetik yang ada didalamnya.
Hanya kita tinggal memilih gadge manakah yang akan kita tuju.
Begitu pula pada jantung manusia. Dan susunan jantung manusia itu memiliki signal tersendiri agar dapat memancarkan dan menerima signal dari luar dirinya. Dan sifat signal dari jantung itu sedemikian lembutnya. Dan tingkat kelembutan signal itu akan menentukan tinggi rendahnya tingkat cinta kasih yang ada para diri manusia. Serta juga akan menjadi tolok ukur seberapa derajad unsur kemanusiaan yang ada didalam dirinya.
Sebegitu telah bertemu dengan pasangan sejatinya, kemudian menyatu, maka unsur kelembutan itu justru semakin menuju pada keadaan yang maha lembut.
Dengan keadaan sifat kelembutan seperti itu maka manusia itu akan bisa berinteraksi dengan manusia yang lain, bahkan makhluk-makhluk lain selain manusia, serta bisa menembus beberapa dimensi yang ada dialam semesta ini. Dan secara linier manusia bisa melakukan tamasya keseluruh lingkaran ekosistem, tidak hanya sebatas dilingkaran tata surya belaka. melainkan bisa menembus pada lingkaran galaksi, super nova dan lainnya. Mengapa? Karena semuanya memang berada didalam ekosistem alam semesta.
Namun kenyataannya jantung manusia yang awalnya tercipta penuh kelembutan telah berubah menjadi keras dan kasar. Sehingga gelombang rasa cinta kasih itu tidak lagi bisa memancar seperti semula. Sudah tidak bisa menangkap signal blue tooth, dan wifi, sudah tidak bisa lagi memiliki hotspot.
Andaikata bisa, hanya sebatas memancarkan infra merah. Hal inilah yang menjadi kesalahan total bagi manusia itu sendiri. Sebab jika yang kita pancarkan hanya sebatas gelombang infra merah, maka yang keluar masuk kedalam diri kita juga gelombang infra merah yang akan mengubah sifat dasar manusia. Yang semula bersifat penuh cinta kasih berubah menjadi sifat nafsu, rasa ego semakin melekat kedalam dirinya. Penuh keberingasan, kekejaman, kekerasan serta saling menghancurkan antara yang satu dan yang lain. Apalagi jika telah berhadapan dengan alam tentu akan dirusaknya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Hal itu terjadi karena jantung sebagai tempat kedudukan cinta kasih yang penuh kelembutan telah berubah menjadi keras dan semakin jauh dari sifat aslinya. sehingga warna dan sifat gelombang elektro magnetik yang dipancarkan juga berubah.
Dengan adanya perubahan seperti itu maka diri atau jiwa manusia itu semakin tidak mengenal pada dirinya sendiri. Jika pada dirinya saja sudah tidak mengenal bagaimana mungkin akan bisa kenal akan orang lain?
Intinya : agar kita bisa mendapatkan kemudahan didalam mengisi kehidupan kita didunia ini, hendaknya berusahalah untuk selalu menjaga hatinya berada dalam keadaan penuh kelembutan. Hilangkan rasa iri dan dendam, hilangkan rasa apapun yang membuat terjadi perubahan sifat dari jantung seperti semula. Dan buatlah sesering mungkin jantungmu bergetar penuh kelembutan agar getarannya juga semakin penuh kelembutan yang semakin dalam sehingga akan membuatmu merasa damai. Walaupun hanya sesaat dalam setiap harinya. Dan lambat laun rasa damai itu akan semakin dalam kamu rasakan, maka cinta kasih itu akan semakin dalam pula kamu rasakan ketika memancarkan cahaya kasih keluar raga.
Dan itulah sesungguhnya jalan yang lurus, dalam artian senantiasa menjaga keutuhan sifat jantungmu seperti semula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar