Jika dirimu sudah ditimpa oleh masalah yang amat pelik untuk diselesaikan, dan dirimu terlibat didalamnya; janganlah sekali-kali berusaha untuk membela diri, apalagi jika dirimu sebagai orang yang terkenal dilingkunganmu. Sebab semakin dirimu membela diri, maka mereka yang berseberangan denganmu akan membela diri dengan menyodorkan ayat-ayat bukti tentang keterlibatanmu.
Apakah lantas harus berperang ayat satu sama lain? akhirnya yang didapatkan hanya berupa ayat-ayat kegaduhan yang akan semakin membuat dirimu disibukkan oleh berbagai macam rasa yang tidak pernah berkesudahan.
Apalagi, jika mereka memiliki bukti-bukti lebih lengkap, sedangkan dirimu hanyalah sendiri sudah tidak lagi memiliki apapun selain hanya kesedihan dan kekalutan yang selalu menghantui.
Janganlah #membela_diri secara terus menerus. Karena diri yang sesungguhnya tidak perlu untuk dibela. Semakin membela diri, semakin diri sejati akan menghantam dirimu sebesar apapun yang menjadi pembelaannmu. Sehingga kamu akan terhantam oleh dirimu sendiri serta #banyak_diri yang berada diluar raga untuk bersama-sama menghantam dirimu.
Jalan satu-satunya yang harus kamu lakukan adalah #berdamai_dengan_dirimu_sendiri.
Jika dirimu terus belajar berdamai dengan dirimu dan tidak mengadakan perlawanan sama sekali, maka dirimu yang terdalam, tidak akan melawanmu. Serta akan menyusupi seluruh nafsu dan batinmu dengan cahaya kedamaian.
jika didalam batin sudah penuh kedamaian, maka diri-diri yang ada diluar ragamu juga akan berusaha untuk berdamai dengan diri masing-masing.
Dan dengan berdamai maka dirimu akan dapat melihat warna hitam dan putih memiliki kedudukan yang sama. Serta, tidak ada perbedaan diantara keduanya. Dan masing-masing jenis antara hitam dan putih akan saling melengkapi. Sebab tanpa adanya hitam dan putih maka tidak ada kehidupan didunia ini. Dan hanya karena adanya penolakan terhadap salah satu unsur hitam atau putih sajalah yang menyebabkan adanya pertikaian.
Padahal semua orang tahu bahwa hitam dan putih bukanlah sebuah warna. Dan justru dari keduanya itu pula yang akhirnya membentuk sebuah warna.
Dan jika dirimu sadar akan keberadaanmu saat ini berada dalam unsur hitam, ataupun putih, adalah merupakan keniscayaan; maka dirimu telah mulai memasuki dunia kedamaian. Dan karena keterikatan pulalah dirimu tidak mau mengakui adanya gelap, selain putih dan terang. Untuk apa??
Intinya adalah ; berlatihlah terus menerus untuk berdamai dengan diri sendiri, agar dirimu bisa berdamai dengan mereka. Jika dirimu melawan dengan alasan untuk mempertahankan diri, maka merekapun juga akan bersikap yang sama dengan sikapmu.
Dan berdamai dengan diri sendiri adalah merupakan tingkat kepasrahan yang sesungguhnya, yang tidak takut akan penilaian mereka bahwa dirimu #hitam, atau tidak silau akan adanya pencitraan bahwa dirimu #putih. Sebab sesungguhnya keberadaan hitam dan putih untuk saling melengkapi didalam membentuk warna-warna kehidupanmu, baik lewat kesadaran diri ataupun ketidak-sadaran, maka warna-warna lain pasti akan terbentuk menjadi ayat-ayat kehidupanmu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar