Partner | KAENDRA Tour & MICE

Jumat, 18 Agustus 2017

AGAMA DAN BUDAYA ADALAH SEPASANG PENGANTIN


AGAMA itu diturunkan dari langit dan BUDAYA terlahir dari dalam bumi. Kemudian keduanya bertemu dan menyatu didalam kehidupan lahir dan batin manusia di permukaan bumi.  Sejak itu agama dan budaya bersymbiosis  tidak lagi bisa terpisahkan untuk mengantarkan manusia menuju perjalanan akhir dari hidupnya. 


Jika  ingin mendapatkan nilai-nilai kedamaian bagi kehidupan para pemeluknya, hanya ada satu jalan ; yakni dengan  menggunakan budaya dimana para pemeluk agama itu tinggal. 
Dengan begitu akan selalu memberikan harmoni didalam jiwa dan rasa antara pemeluk agama yang satu dengan pemeluk agama yang lain.  Mengapa? 

Karena kelahiran dan kemudahan didalam perjalanan kehidupan  jiwa dan rasa,  hanya akan bisa menyatu jika langit dan buminya berkedudukan vertikal dimana budaya mereka terlahirkan. 

Jika tidak,  akan ada kecenderungan untuk menimbulkan pertikaian, perpecahan,  bahkan peperangan,  karena agama dan budaya merupakan sesuatu hal yang saling melengkapi antara jiwa dan rasa. 

Jika tidak ada langit, bumi tidak akan ada. Dan,  langit juga tidak akan bermakna tanpa adanya bumi.  Seperti halnya jiwa tidak akan berarti tanpa adanya rasa.  Dan apa artinya ada rasa tanpa adanya jiwa. Sehingga fungsi hidupnya Ruh hanya sebatas hidup tetapi tanpa kehidupan. 

oleh karena itu jika kita ingin  mendapatkan kedamaian didalam perjalanan kehidupan ini hendaknya satukan antara agama dan budaya dimana kita berada,  dan tidak bisa hanya menggunakan agama tanpa budaya.  Karena sesungguhnya agama itu adalah merupakan puncak dari budaya itu sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar