Pernahkah dirimu membaca? Apa yang kamu hasilkan dari membaca? Dan mengapa sering, bahkan selalu menyuruh orang lain yang membaca dan mengatakan kepadamu apa yang dibaca sedangkan dirimu lebih suka mendengarkan, padahal dirimu tidak buta.
Jika dirimu hanya mendengarkan hasil bacaan dari orang lain, maka hasilnya hanyalah sebatas dongeng atau sebatas sejarah orang lain. Dan kamu seolah-olah disuruh menjadi seperti apa yang dibacakan, sementara dirimu tidak mengenal mereka. Dan dibuatlah sedemikian rupa agar dirimu tertarik sehingga bacaan itu akan ditambahi atau dikurangi sesuai dengan karakter orang yang membaca untukmu. Adapun yang lebih celaka lagi, dirimu tidak memiliki dasar atau memiliki pedoman terhadap apa yang dibaca, selain hanya percaya terhadap apa yang dikatakan. Dan apa yang akan kamu dapatkan, selain dirimu terhibur jika yang menyampaikan adalah seorang pelawak? Dan apa yang akan kamu dapatkan, jika yang menyampaikan adalah seorang sastrawan? Yang tentunya dirimu akan terhanyut pada apa yang dikatakan, dan bukan terhadap apa tujuan yang terkandung didalam bacaan.
Tahukah dirimu tujuan membaca? Adalah untuk mendapatkan petunjuk yang benar terhadap apa langkah-langkah yang akan kau jalani didalam menggapai tujuanmu. Dan tahukah pula dirimu; bahwa apa yang kamu baca adalah sifat dan habitat semesta itu sendiri; baik secara tersurat maupun secara tersirat. Kemudian pilihlah apa yang sekiranya sesuai dengan sifat dan habitatmu. Setelah itu laksanakan lewat pembuktian. Namun, jangan sekali-kali dirimu hanya sebatas mendengar dari orang lain apa yang ingin kamu baca. Sebab apa yang kamu baca akan menciptakan sejarahmu sendiri dan bukan sejarah orang lain.
Amat ironis sekali, dimana saat ini amat sedikit orang yang membaca untuk menciptakan sejarahnya sendiri, selain apa yang diperdengarkan oleh orang lain agar terpateri dalam otak kita, sehingga sampai mati hanyalah sejarahnya orang lain yang tersimpan didalam sanubarinya.
Terakhir, gunakan hatimu jika dirimu ingin membaca agar muncul buah pikiran kemudian laksanakan menjadi sebuah tindakan. Begitu seterusnya sehingga sejarahmu akan terbentuk seiring dengan perjalanan hidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar