Partner | KAENDRA Tour & MICE

Jumat, 19 Juni 2020

COBAAN ADALAH TANTANGAN UNTUK MENCOBA


Jika dirimu sedang menghadapi #cobaan, yang muncul pertama dalam diri adalah kesulitan untuk mengatasi. Padahal tujuan  adanya cobaan, supaya dirimu #mencoba untuk menghadapi, dan bukan terhanyut dalam kesulitan, sehingga yang terjadi bibit kesulitan itu akan berkembang menjadi #kesusahan.  Padahal seharusnya ketika muncul cobaan jadikan itu merupakan #tantangan bagimu lewat kepasrahan kepada hatimu jika memang dirimu tidak bisa menghindari.


Dan biar hatimu yang akan mencarikan jalan keluarnya apakah lewat akal dan pikiranmu untuk menyelesaikannya, ataukah memang harus menerima apapun yang terjadi dengan harapan bahwa segala sesuatu cobaan pasti akan membawa anugerah bagi siapapun yang pasrah. 

Adanya kesusahan ketika menghadapi cobaan, lantaran dirimu tidak mau menerima ketika cobaan datang dan mencoba melawan padahal tidak memiliki kemampuan. Serta berpikir terus menerus sampai membuatmu stress. 

Tahukah dirimu? bahwa cobaan itu urusannya rasa, dan bukan urusannya pikiran. Tetapi kenapa selalu kamu pikirkan? Bukankah dirimu juga tahu dan mengatakan bahwa itu cobaan, dan bukan ujian. 

Jika merupakan ujian barulah kamu pikirkan kemudian mengerjakan apa yang menjadi buah pikiran. 

Namun yang kerap terjadi adalah ;  ketika datang cobaan, dipikirkan. Sedangkan kalau menerima ujian lantas dirasakan. Jadinya terbalik-balik. 

Oleh karena itu ketika  menerima cobaan, kamu harus menikmatinya  agar dapat merasakan sejauh mana perubahan warna rasa dalam dirimu, bukan  mengeluh.  Sehingga akan muncul keyakinan diri  untuk tertantang  mencobanya. Dan dari sini akan berpikir seberapa besar energi yang dibutuhkan untuk menghadapi cobaan. Yakini bahwa semuanya akan berakhir dan akan indah pada waktunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar