Ada yang bertanya mengapa orang baik tidak bisa kaya? Jawabannya adalah bahwa ; baik itu pasangannya dengan buruk. Kaya pasangannya dengan miskin, bodoh pasangannya dengan pandai. Gelap pasangannya dengan terang. Laki-laki pasangannya dengan perempuan. Bahagia pasangannya dengan susah dan seterusnya.
Jadi baik dan buruk tidak ada kaitannya dengan kaya atau miskin. Mengapa? Karena kaya dan miskin adalah merupakan keberadaan seseorang di bidang #materi atau #angka, sedangkan baik dan buruk , susah dan bahagia adalah dibidang #non_materi yang kesemuanya merupakan bidangnya #rasa.
Tahukah dirimu bahwa semua #warna_rasa itu adalah merupakan #persangkaan dari dalam dirinya sendiri untuk dirasakan, sebagai #alarm atau #petunjuk terhadap batinmu apa yang hendak kau lakukan. Dan bukan persangkaan dari orang lain.
Dan seluruh persangkaan orang lain tidak akan ada artinya serta tidak akan pernah membawa perubahan bagimu selain memang adanya unsur #kesadaran dari dalam dirimu untuk mengubahnya sesuai dengan alarm dari dalam diri terhadap jiwamu.
Dengan adanya kesadaran diri untuk berubah, maka semua unsur dari dalam dirimu akan aktif berproses menuju #perubahan sebagaimana yang kau kehendaki. Jika dirimu memilih #jalan /usaha atau #variabel lantaran merasa memiliki #kemampuan, maka butuh kepasrahan, dan harus menerima terhadap segala #ujian apapun yang akan terjadi sebelum menuju hasil akhir.
Sebaliknya, jika dirimu memilih #hasil_akhir sebagai tujuanmu, maka dirimu harus pasrah terhadap jalan atau variabel apapun yang datang sebagai #cobaan, untuk kamu jalani sepenuhnya. Dan unsur #kemauan akan menuntun mu untuk mengalirkan energi serta akan berproses sendiri menuju hasil akhir sebagaimana yang telah kau tentukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar